Sejumlah emiten mencatatkan penurunan harga saham yang cukup dalam dan menempati jajaran top losers pada pekan perdagangan 4 hingga 8 Mei 2026. Penurunan signifikan dialami oleh saham PBSA, ELPI, hingga INCO berdasarkan data resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dilansir dari Market, PT Paramita Bangun Sarana Tbk. (PBSA) menjadi pemimpin pelemahan dengan koreksi harga mencapai 26,09 persen. Harga saham PBSA merosot 300 poin dan mendarat pada level Rp850 per lembar saham pada penutupan pekan ini.
Posisi kedua ditempati oleh PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. (ELPI) yang harganya ambles 24,45 persen atau turun 465 poin. Saham ELPI menutup perdagangan di posisi Rp1.445 per lembar.
Emiten nikel PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) berada di urutan ketiga saham paling boncos setelah terkoreksi 20,80 persen ke posisi Rp5.425. Pelemahan ini kemudian diikuti oleh saham SDMU yang menyusut 20,63 persen menjadi Rp100 per saham.
Selanjutnya, saham TOOL mencatatkan koreksi ke level Rp81 per lembar atau turun 19,00 persen. Sementara itu, saham ASLI mengalami penurunan harga sebesar 18,92 persen dan parkir di level Rp300 per lembar saham.
Daftar pelemahan ini berlanjut dengan saham DSSA yang turun 18,89 persen dan AADI yang melemah 18,75 persen. Dua posisi terakhir dalam jajaran sepuluh besar dihuni oleh saham ASDM yang terkoreksi 18,70 persen serta LCKM yang turun 18,66 persen ke level Rp109.
| Kode Saham | Pekan Lalu | Pekan Ini | Perubahan | Persentase |
|---|---|---|---|---|
| 1.150 | 850 | -300 | -26,09% | 1.910 |
| 1.445 | -465 | -24,35% | 6.850 | 5.425 |
| -1.425 | -20,80% | 126 | 100 | -26 |
| -20,63% | 100 | 81 | -19 | -19,00% |
| 370 | 300 | -70 | -18,92% | 1.615 |
| 1.310 | -305 | -18,89% | 11.600 | 9.425 |
| -2.175 | -18,75% | 615 | 500 | -115 |
| -18,70% | 134 | 109 | -25 | -18,66% |
Meskipun sejumlah saham mengalami tekanan hebat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru berhasil bertahan di zona hijau. IHSG menguat tipis 0,18 persen ke level 6.969,39 sepanjang pekan pertama Mei 2026 ini.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kautsar Primadi Nurahmad menjelaskan bahwa IHSG ditutup menguat dari posisi 6.956,80 pada pekan sebelumnya. Sejalan dengan kenaikan indeks, nilai kapitalisasi pasar juga naik 0,19 persen menjadi Rp12.406 triliun.
Volume transaksi harian di bursa juga melonjak signifikan sebesar 23,57 persen menjadi 45,86 miliar lembar saham. Tren positif ini diikuti oleh rata-rata nilai transaksi harian yang ikut terkerek naik.
"Rata-rata nilai transaksi harian juga meningkat sebesar 26,14% menjadi Rp23,06 triliun dari Rp18,27 triliun pada pekan sebelumnya," kata Kautsar.
Pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat 8 Mei 2026, investor asing membukukan nilai beli bersih mencapai Rp11,42 triliun. Namun, jika diakumulasikan sepanjang tahun 2025 sebelumnya, investor asing mencatat nilai jual bersih Rp37,61 triliun.