Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memberikan kesempatan besar bagi masyarakat untuk bergabung menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Dilansir dari Bansos, tersedia sekitar 300 formasi khusus bagi lulusan SMA atau sederajat pada seleksi CPNS 2026.
Langkah ini diambil pemerintah untuk memperkuat pengawasan di titik-titik strategis wilayah Indonesia. Kehadiran tenaga operasional baru sangat dibutuhkan guna menunjang efektivitas pelayanan kepabeanan di lapangan.
Formasi bagi lulusan SMA ini difokuskan pada pemenuhan tenaga teknis lapangan. Para peserta yang lolos nantinya akan mengemban tanggung jawab dalam pengawasan barang ekspor serta impor secara langsung.
Selain itu, tugas mencakup pelayanan kepabeanan di bandara maupun pelabuhan internasional. Petugas juga berperan aktif dalam pencegahan penyelundupan barang ilegal dan menjaga operasional di wilayah perbatasan negara.
Syarat Pendaftaran CPNS Bea Cukai 2026
Calon pelamar harus memenuhi sejumlah kriteria administrasi sebelum mendaftar. Ketentuan utama adalah lulusan SMA/sederajat dari jurusan IPA, IPS, atau SMK yang berusia antara 18 hingga 28 tahun saat pendaftaran dimulai.
Kriteria fisik menjadi syarat mutlak, yakni tinggi badan minimal 165 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita. Pelamar juga diwajibkan sehat secara jasmani serta rohani, tidak buta warna, tidak memiliki tato, dan bagi pria tidak bertindik.
Persyaratan dokumen yang perlu disiapkan antara lain Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga, Ijazah asli, Nilai Rapor atau SKHUN, serta pas foto terbaru. Seluruh dokumen ini menjadi penentu kelulusan pada tahap seleksi administrasi awal.
Estimasi Jadwal dan Tahapan Seleksi
Meskipun jadwal resmi dari pemerintah belum dirilis, pendaftaran diperkirakan akan berlangsung pada April hingga Mei 2026. Mengutip Radar Kediri, seluruh proses pendaftaran dilakukan secara terpusat melalui portal SSCASN milik Badan Kepegawaian Negara.
Tahapan seleksi dimulai dari verifikasi berkas administrasi dan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem CAT. Setelah itu, peserta wajib mengikuti tes kesehatan, uji kesamaptaan fisik, serta seleksi lanjutan dari instansi terkait.
Rincian Gaji dan Tunjangan
Peserta yang berhasil lolos seleksi akan ditempatkan pada Golongan II/a. Gaji pokok yang ditawarkan berkisar antara Rp 2,1 juta hingga Rp 3,6 juta, sesuai dengan masa kerja dan ketentuan yang berlaku.
Selain gaji pokok, ASN di lingkungan Bea Cukai menerima berbagai tunjangan tambahan. Fasilitas tersebut meliputi tunjangan kinerja (tukin), tunjangan pangan, tunjangan wilayah untuk penempatan tertentu, serta tunjangan operasional lapangan.
Panduan Daftar di Portal SSCASN
Proses pendaftaran diawali dengan melakukan registrasi akun di situs resmi sscasn.bkn.go.id menggunakan NIK dan nomor Kartu Keluarga. Setelah akun aktif, pelamar dapat memilih instansi Kementerian Keuangan dan menentukan formasi pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Unggah seluruh dokumen pendukung dengan format dan ukuran file yang sesuai dengan ketentuan sistem. Para pelamar disarankan untuk memantau hasil seleksi administrasi secara berkala melalui akun masing-masing guna mengetahui jadwal tes tahap berikutnya.