Cisco Rilis Universal Quantum Switch untuk Hubungkan Berbagai Komputer Kuantum

Cisco Rilis Universal Quantum Switch untuk Hubungkan Berbagai Komputer Kuantum
Foto: Ilustrasi Cisco Rilis Universal Quantum Switch untuk Hubungkan Berbagai Komputer Kuantum.

Cisco sebagai raksasa teknologi keamanan siber asal Amerika Serikat resmi memperkenalkan Universal Quantum Switch. Inovasi ini dirancang sebagai perangkat penghubung antar komputer kuantum dari berbagai vendor dan teknologi yang berbeda agar bisa terintegrasi dalam satu jaringan.

Pengumuman teknologi ini dilakukan pada bulan lalu dan menjadi bagian krusial dari pengembangan jaringan kuantum (quantum networking). Bidang tersebut diprediksi akan menjadi landasan utama bagi operasional komputasi kuantum di masa depan, seperti dikutip dari Tekno.

Sistem kerja Universal Quantum Switch berbeda jauh dengan router internet konvensional yang mengolah data bit 0 dan 1. Perangkat ini menangani qubit, yaitu satuan informasi kuantum yang mampu berada dalam beberapa kondisi secara bersamaan untuk menyelesaikan perhitungan rumit.

Saat ini, komputer kuantum masih menghadapi kendala besar berupa keterbatasan jumlah qubit dan isolasi sistem antar pengembang. Umumnya, perangkat kuantum dari vendor berbeda tidak bisa saling berkomunikasi karena perbedaan metode pengkodean informasi.

Hadirnya Universal Quantum Switch menjadi jembatan bagi ekosistem yang terfragmentasi tersebut. Perangkat ini memungkinkan berbagai komputer kuantum bertukar informasi tanpa merusak integritas data kuantum yang dikenal sangat sensitif terhadap gangguan eksternal.

Cisco menjelaskan bahwa switch ini bertugas menerima informasi dari satu sistem, lalu menerjemahkannya ke format internal sebelum dikirimkan ke sistem tujuan. Proses ini menyerupai fungsi penerjemah universal yang menyatukan percakapan antar orang dengan bahasa berbeda.

ÔÇ£Pencapaian ini merupakan momen penting bagi program kuantum kami dan menjadi bukti potensi transformasional jaringan kuantum,ÔÇØ kata SVP/GM Outshift Cisco Emerging Technologies and Incubation Group, Vijoy Pandey.

Vijoy Pandey menambahkan bahwa kemampuan untuk menghubungkan berbagai sistem kuantum merupakan kunci utama untuk mencapai skala komputasi yang lebih besar di masa mendatang.

Membangun Jaringan Komputasi Terdistribusi

Industri teknologi kini mulai beralih ke konsep distributed quantum computing. Pendekatan ini mirip dengan cara kerja cloud computing dan internet modern, di mana beban kerja dibagi ke banyak server atau komputer kecil yang saling terhubung.

Tantangan utama dalam jaringan ini adalah menjaga quantum state atau kondisi kuantum agar tetap stabil selama proses transmisi data. Gangguan kecil saja dapat menyebabkan informasi kuantum rusak atau berubah total sebelum sampai ke tujuan.

Universal Quantum Switch hadir untuk mengatasi risiko tersebut dengan mengarahkan informasi tanpa merusak status kuantumnya. Perangkat ini dirancang mendukung metode pengkodean utama seperti polarization, time-bin, frequency-bin, hingga path.

Sejauh ini, pengujian internal Cisco menunjukkan hasil positif pada metode pengkodean berbasis polarisasi cahaya. Sementara itu, validasi lebih lanjut untuk metode time-bin dan frequency-bin sedang dilakukan sesuai dengan desain sistem yang telah disiapkan.

Keunggulan Operasional pada Suhu Ruangan

Salah satu keunggulan signifikan dari Universal Quantum Switch adalah kemampuannya beroperasi pada suhu ruangan. Hal ini sangat berbeda dengan mayoritas perangkat keras kuantum yang memerlukan sistem pendinginan kriogenik ekstrem yang mahal.

Teknologi ini juga memanfaatkan infrastruktur serat optik telekomunikasi standar yang sudah digunakan untuk internet saat ini. Cisco mengklaim perangkat ini mampu menjaga informasi kuantum dengan tingkat degradasi di bawah 4 persen.

Dalam hal performa teknis, alat ini memiliki kecepatan perpindahan koneksi sekitar satu nanodetik dengan konsumsi daya yang sangat rendah, yakni kurang dari 1 miliwatt. Efisiensi ini mempermudah integrasi teknologi kuantum ke dalam jaringan yang sudah ada.

Selain mengembangkan switch tersebut, Cisco juga tengah memperluas ekosistem pendukung lainnya. Proyek tersebut mencakup pengembangan chip sumber entanglement, software compiler kuantum, serta aplikasi khusus seperti Quantum Sync dan Quantum Alert.

Artikel terkait

Rekomendasi