Astronaut Christina Koch mengalami kesulitan fisik saat beradaptasi kembali dengan gravitasi Bumi setelah menyelesaikan misi sejarah Artemis II yang melintasi sisi jauh Bulan. Pengalaman pemulihan kondisi tubuh tersebut dibagikan Koch melalui media sosial pribadinya sebagaimana dilansir dari Wolipop.
Perempuan berusia 47 tahun itu menunjukkan kondisi dirinya yang tidak mampu berdiri tegak atau berjalan dalam garis lurus. Meskipun telah sepekan menginjakkan kaki di Bumi, sistem keseimbangan tubuhnya belum berfungsi normal akibat paparan mikrogravitasi selama sepuluh hari di ruang angkasa.
Gangguan fungsi ini berpusat pada organ vestibular yang mengirimkan sinyal gerakan ke otak. Koch menjelaskan bahwa selama di luar angkasa, otak manusia belajar untuk tidak memproses sinyal dari organ tersebut karena ketiadaan beban gravitasi.
"Ketika manusia hidup di mikrogravitasi, sistem dalam tubuh kita yang memberi tahu otak bagaimana kita bergerak, yaitu organ vestibular, tidak bekerja dengan benar," jelas Koch.
Situasi tersebut membuat tubuh menjadi sangat bergantung pada indra penglihatan untuk menentukan orientasi posisi. Akibatnya, aktivitas sederhana seperti berjalan dengan mata tertutup menjadi mustahil dilakukan oleh astronaut yang baru mendarat.
"Kita jadi sangat bergantung pada mata untuk memahami posisi tubuh. Jalan lurus sambil menutup mata bisa jadi tantangan besar!" tambah Koch.
Dampak tanpa gravitasi tetap terasa signifikan bagi fisik Koch meskipun ia rutin melakukan latihan fisik selama 30 menit setiap hari di dalam kapsul. Penyesuaian motorik ini diperkirakan membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
"Sepertinya aku harus menunggu cukup lama sebelum bisa surfing lagi," canda Koch.
Data medis dari masa pemulihan ini menjadi kontribusi penting bagi penelitian kesehatan di Bumi. Pemahaman mengenai proses adaptasi sistem vestibular astronaut dapat memberikan solusi baru bagi pasien yang menderita gangguan saraf dan keseimbangan.
"Memahami hal ini bisa membantu kita dalam menangani vertigo, gegar otak, dan kondisi neuro-vestibular lainnya di Bumi," ungkap Koch.
Proses adaptasi ulang tubuh Koch menunjukkan perkembangan positif setelah memasuki hari ketujuh. Astronaut tersebut memastikan bahwa fungsi tubuhnya mulai kembali normal seiring dengan proses sinkronisasi ulang saraf keseimbangan dengan gravitasi Bumi.