Xi Jinping Perkuat Riset Dasar China Hadapi Persaingan Teknologi AS

Xi Jinping Perkuat Riset Dasar China Hadapi Persaingan Teknologi AS
Foto: Ilustrasi Xi Jinping Perkuat Riset Dasar China Hadapi Persaingan Teknologi AS.

Presiden China Xi Jinping menginstruksikan penguatan fondasi sains dan teknologi nasional melalui peningkatan riset dasar secara berkelanjutan dalam simposium di Shanghai pada 30 April 2026. Langkah ini diambil guna memperkuat kapasitas inovasi orisinal China menghadapi rivalitas teknologi yang semakin tajam dengan Amerika Serikat.

Pemerintah China kini menempatkan riset dasar sebagai elemen krusial yang menentukan solusi atas seluruh persoalan teknologi. Dilansir dari Tekno, Xi menilai dunia tengah memasuki fase baru transformasi industri di mana persaingan bergeser ke area riset paling mutakhir yang berpotensi melahirkan teknologi masa depan.

Target strategis China mencakup pengembangan kecerdasan buatan (AI) generasi baru, komputasi kuantum, chip canggih, hingga teknologi antarmuka otak-komputer. Pengalihan sumber daya besar-besaran ini bertujuan agar posisi tawar negara tetap kuat dalam kancah internasional melalui inovasi yang bersifat disruptif.

ÔÇ£Kita harus memanfaatkan peluang, menghadapi tantangan, menempatkan riset dasar sebagai prioritas utama, mengembangkannya secara berkelanjutan, dan terus berupaya meraih pencapaian,ÔÇØ kata Xi, dikutip KompasTekno dari Xinhua.

Penguatan sektor teknologi baru seperti bio-manufaktur, energi hidrogen, dan jaringan 6G dianggap sebagai penentu kekuatan ekonomi serta militer. Strategi ini juga merupakan respons terhadap kebijakan pembatasan akses teknologi oleh Amerika Serikat, termasuk pemblokiran chip AI Nvidia dan masuknya Huawei ke daftar hitam.

ÔÇ£Di tengah persaingan internasional yang sengit, kita harus memenangkan inisiatif strategis,ÔÇØ demikian isi rencana yang dilaporkan sebelumnya, dihimpun dari The New York Times.

Xi Jinping turut menekankan peran vital universitas riset tingkat tinggi seperti Tsinghua University dan Peking University dalam desain strategi teknologi nasional. Institusi pendidikan ini berfungsi sebagai penghubung utama antara penelitian dasar dengan kebutuhan industri serta pertahanan negara.

Integrasi antara akademisi dan penerapan industri diharapkan mampu mengamankan rantai inovasi agar tidak rentan terhadap pemutusan akses semikonduktor dari Barat. Selain dukungan pendanaan jangka panjang, Xi menyerukan peningkatan kerja sama internasional agar China tetap terlibat aktif dalam tata kelola sains global.

Artikel terkait

Rekomendasi