Pemerintah China melalui lembaga perencana negara National Development and Reform Commission resmi memerintahkan Meta untuk membatalkan rencana akuisisi terhadap startup kecerdasan buatan (AI) Manus. Permintaan penarikan kesepakatan bernilai 2 miliar dollar AS ini disampaikan secara tegas pada awal pekan April 2026.
Langkah otoritas Beijing ini dilakukan setelah proses penyelidikan yang dibuka sejak Januari 2026 guna meninjau kepatuhan aturan ekspor teknologi serta risiko keamanan nasional. Dilansir dari Tekno, rencana pembelian perusahaan rintisan tersebut sejatinya telah diumumkan sejak 29 Desember 2025 namun kini terganjal regulasi domestik China.
Manus AI merupakan pengembang agen AI serbaguna yang mampu mengerjakan tugas riset, pengodean, hingga analisis data secara mandiri. Meskipun kini beroperasi di Singapura untuk menghindari tekanan regulasi, startup yang didirikan oleh Xiao Hong dan Tao Zhang ini tetap menjadi target pengawasan ketat pemerintah China.
Perusahaan tersebut mencatatkan pertumbuhan finansial yang signifikan dengan pendapatan tahunan berulang (ARR) mencapai 100 juta dollar AS hanya dalam delapan bulan. Total pendapatan Manus saat ini dilaporkan telah menembus angka 125 juta dollar AS atau setara Rp 2,11 triliun dari berbagai skema layanan AI.
Meta bermaksud mengintegrasikan teknologi Manus untuk memperkuat asisten digital Meta AI dan fitur otomatisasi lainnya. Namun, proses pembatalan diprediksi akan rumit karena sejumlah eksekutif startup telah bergabung dan sistem internal mulai terintegrasi sejak akhir tahun lalu.
Terkait status hukum transaksi tersebut, manajemen perusahaan memberikan pernyataan singkat mengenai posisi mereka saat ini.
"sepenuhnya mematuhi hukum yang berlaku" tegas Meta.
Pihak Meta menyatakan masih menunggu hasil akhir dari proses investigasi dan berharap terdapat jalan keluar bagi kedua belah pihak. Di sisi lain, laporan dari CNBC dan CNN menyebutkan bahwa dua pendiri Manus sempat dicegah bepergian ke luar negeri oleh otoritas China selama masa penyelidikan berlangsung.