Bantuan biaya pendidikan kini kembali tersedia bagi lulusan sekolah menengah yang bersiap memasuki bangku kuliah. Dilansir dari Edukasi, Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi membuka pendaftaran program beasiswa yang ditujukan khusus bagi mahasiswa baru tahun angkatan 2026.
Program bantuan finansial ini menyasar para peserta yang berhasil lolos seleksi perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Fasilitas ini diprioritaskan bagi para mahasiswa yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi tidak mampu.
Para penerima manfaat program ini akan mendapatkan sejumlah fasilitas penunjang pendidikan yang komprehensif. Komponen bantuan tersebut meliputi pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT), pemberian uang saku bulanan sebesar Rp 1,5 juta, serta penyediaan fasilitas laptop.
Selain dukungan berupa materi, para mahasiswa juga akan dilibatkan dalam program pengembangan diri. Pihak penyelenggara menyediakan fasilitas mentoring serta pembinaan intensif yang berfokus pada pembentukan karakter dan kemampuan kepemimpinan.
Proses registrasi dan pengiriman berkas administrasi masih berlangsung dalam waktu dekat. Para calon pendaftar dapat mengakses tautan resmi di linktr.ee/BSIScholarship paling lambat hingga tanggal 12 April 2026.
Terdapat sejumlah batasan yang harus dipenuhi oleh para calon penerima program reguler ini. Persyaratan tersebut dirangkum berdasarkan informasi resmi dari akun Instagram @bsi_scholarship yang bersumber dari penjelasan dosen ITB, Imam Santoso.
Kriteria utama bagi pendaftar BSI Scholarship Unggulan 2026 meliputi:
1. Berstatus sebagai mahasiswa baru yang masuk melalui jalur undangan di lingkungan top 10 perguruan tinggi negeri.
2. Berasal dari keluarga kurang mampu yang dibuktikan secara sah menggunakan dokumen SKTM atau KIP.
3. Tidak sedang terikat atau menerima program beasiswa serupa dari instansi maupun lembaga lain.
Kelengkapan Dokumen Administrasi
Para peminat program wajib mempersiapkan beberapa berkas digital untuk keperluan seleksi administrasi. Dokumen yang harus diunggah mencakup Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau bentuk kartu identitas diri lain yang sah, serta Kartu Keluarga.
Pendaftar juga diharuskan melampirkan surat keterangan resmi yang menyatakan bahwa yang bersangkutan telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Sebagai nilai tambah, dokumen sertifikasi prestasi akademik maupun non-akademik dapat turut disertakan jika tersedia.