BEI Pantau Saham Sillo Maritime Perdana Akibat Transaksi Tidak Wajar

BEI Pantau Saham Sillo Maritime Perdana Akibat Transaksi Tidak Wajar
Foto: Ilustrasi BEI Pantau Saham Sillo Maritime Perdana Akibat Transaksi Tidak Wajar.

Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi memasukkan saham PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) ke dalam daftar pantauan Unusual Market Activity (UMA) pada Rabu (13/5/2026). Langkah ini diambil otoritas bursa menyusul adanya indikasi kenaikan harga serta pola transaksi yang dinilai tidak wajar dibandingkan periode sebelumnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, emiten berkode saham SHIP tersebut menunjukkan volatilitas signifikan dalam kurun waktu terakhir. Dilansir dari Investor Daily, pergerakan harga saham ini melenceng dari kebiasaan pasar sehingga memicu sistem pengawasan bursa untuk memberikan peringatan dini kepada para pelaku pasar modal di Jakarta.

Kinerja saham SHIP mencatatkan penurunan yang cukup dalam, di mana dalam sebulan terakhir harganya merosot sebesar 30,4 persen. Jika dihitung sejak awal tahun atau year to date (ytd), pelemahan nilai saham perusahaan jasa pelayaran tersebut telah mencapai angka 47 persen.

"Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," tulis manajemen BEI dalam keterangan resmi, Rabu (13/5/2026).

Pihak otoritas bursa menegaskan bahwa penetapan status UMA bertujuan untuk melindungi investor melalui penyediaan informasi terkait adanya aktivitas transaksi yang luar biasa. Manajemen bursa saat ini tengah mendalami lebih lanjut mengenai mekanisme perdagangan yang terjadi pada saham tersebut.

"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham-saham tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulisnya.

Atas pengumuman ini, para investor diminta untuk bersikap cermat dan tetap memantau setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh emiten. BEI juga menyarankan agar pemodal mempertimbangkan segala risiko dan rencana aksi korporasi yang mungkin dilakukan perusahaan sebelum mengambil keputusan jual atau beli.

Artikel terkait

Rekomendasi