PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menetapkan delapan tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi sebagai finalis program Genera-Z Berbakti 2026 pada Jumat (1/5/2026). Kelompok terpilih tersebut akan bersaing memperebutkan kesempatan mengabdi di empat Desa Bakti BCA melalui program inovasi berkelanjutan.
Sebagaimana dilansir dari Money, seleksi ini menyaring lebih dari 260 proposal yang berasal dari 98 perguruan tinggi di Indonesia. Program Genera-Z Berbakti merupakan panggilan proposal bagi mahasiswa untuk menjalankan kegiatan serupa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa binaan perseroan.
Para finalis nantinya harus mempresentasikan gagasan mereka di hadapan panelis untuk membuktikan kelayakan program yang diusung. Implementasi proyek di lapangan dijadwalkan berlangsung selama satu bulan mulai Juli hingga Agustus mendatang.
Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn memberikan apresiasi terhadap antusiasme para peserta dalam tahap seleksi ini.
"BCA mengucapkan selamat kepada delapan tim yang lolos ke babak final Genera-Z Berbakti 2026. Secara umum, seluruh proposal yang kami terima memuat beragam ide inovatif serta menunjukkan besarnya semangat generasi muda untuk mengabdi dan menciptakan dampak nyata," ujar Hera F Haryn.
Penegasan tersebut disampaikan guna memotivasi mahasiswa agar terus mengembangkan potensi meskipun belum semua peserta berhasil masuk ke tahap final.
"Kami berharap para finalis dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk memperjuangkan proposal yang diusung di hadapan panelis," kata Hera F Haryn.
Pihak manajemen meyakini bahwa keterlibatan tokoh-tokoh berpengaruh sebagai juri akan memberikan standar penilaian yang objektif bagi setiap ide yang masuk.
"Kami percaya para panelis Genera-Z Berbakti memiliki rekam jejak yang baik dan relevan, sehingga mampu menentukan proposal terbaik yang layak diwujudkan di tiap Desa Bakti BCA tujuan," ujar Hera F Haryn.
| Desa Tujuan | Asal Perguruan Tinggi | Judul Proposal |
|---|---|---|
| Desa Wisata Kreatif Terong (Babel) | UIN Sunan Gunung Djati Bandung | Desa Hidup: Smart Eco-Tourism untuk Transformasi Desa Wisata Berkelanjutan Berbasis Lingkungan dan Digital. |
| Desa Wisata Kreatif Terong (Babel) | Universitas Gadjah Mada | Optimalisasi Potensi Lokal Desa melalui Sustainable Tourism dan Inovasi Berbasis Green-Blue Economy untuk Meningkatkan Kesejahteraan. |
| Desa Wisata Situs Gunung Padang (Jabar) | Universitas Padjadjaran | Program Mega-Lestari (Megalitik Lestari): Integrasi. |
| Desa Wisata Situs Gunung Padang (Jabar) | IPB University | Sabilulungan Lestari (Kelola Sampah, TOGA, dan Agroforestri). |
| Desa Wisata Patakbanteng (Jateng) | Universitas Airlangga | Amerta Pertiwi, Menenun Keberlanjutan melalui Sirkularitas Teknologi Lingkungan dan Pemberdayaan Kesehatan Berbasis Srikandi yang Terdigitalisasi. |
| Desa Wisata Patakbanteng (Jateng) | Universitas Cenderawasih | Transformasi Desa Sehat, Lestari, dan Berdaya melalui Integrasi Inovasi Kesehatan, Pengelolaan Lingkungan, dan Kemandirian Pangan Berbasis Teknologi. |
| Desa Wisata Kakaskasen Dua (Sulut) | Universitas Indonesia | Katalis: Kakaskasen Dua Transformation for Agriculture, Wellness Tourism, and Local Innovation Sustainability. |
| Desa Wisata Kakaskasen Dua (Sulut) | Universitas Bina Nusantara | Minahasan Action for Preserving Arts, Local Upskilling, and Sustainability. |
Tahap penjurian akhir akan dilaksanakan pada 16-17 Mei 2026 dengan melibatkan Nicholas Saputra, Cinta Laura, dan Tri Mumpuni sebagai dewan juri. Setelah pengumuman pemenang, peserta akan mengikuti bootcamp sebelum diterjunkan langsung ke lokasi pada 8 Juli hingga 6 Agustus 2026.