Ibu kota Thailand, Bangkok, saat ini tengah menghadapi serangan cuaca panas yang sangat menyengat. Dilansir dari Detik Travel, indeks panas di kota tersebut telah mencapai kategori bahaya ekstrem dengan angka menyentuh 52 derajat Celsius.
Departemen Meteorologi Thailand melaporkan bahwa suhu udara aktual di Bangkok diprediksi berada di rentang 35 hingga 38 derajat Celsius. Meskipun demikian, kombinasi suhu dan kelembapan membuat cuaca terasa jauh lebih panas dari angka tersebut.
Indeks panas sendiri merupakan parameter yang menggabungkan suhu udara dengan kelembapan relatif. Pengukuran ini dianggap lebih akurat dalam menggambarkan risiko kesehatan yang muncul akibat paparan cuaca panas dibandingkan suhu udara biasa.
Sejak awal April, kondisi atmosfer di Bangkok konsisten berada pada level yang mengkhawatirkan. Data menunjukkan indeks panas terus berfluktuasi di angka 42 hingga 51,9 derajat Celsius sebelum akhirnya menembus level bahaya ekstrem.
Pemerintah Metropolitan Bangkok (BMA) secara resmi telah merilis peringatan darurat pada Kamis, 30 April 2026. Pihak berwenang mengimbau seluruh penduduk maupun pelancong untuk membatasi kegiatan di luar ruangan, terutama saat matahari terik di siang hari.
Dikutip dari Bangkok Post, terdapat beberapa kelompok masyarakat yang dianggap memiliki risiko tinggi terhadap dampak kesehatan akibat suhu ekstrem ini. Kelompok tersebut mencakup balita di bawah usia lima tahun dan lansia di atas 60 tahun.
Selain itu, ibu hamil, penderita penyakit kronis, individu dengan obesitas, serta mereka yang mengonsumsi alkohol juga diminta meningkatkan kewaspadaan. Pekerja luar ruangan dan wisatawan yang berolahraga di area terbuka turut menjadi perhatian utama BMA.
Langkah Mitigasi dan Fasilitas Pendinginan
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi serangan panas atau heatstroke, Pemerintah Thailand telah mengambil tindakan preventif secara luas. Puluhan pusat pendinginan atau cooling centre telah diaktifkan di berbagai titik strategis kota.
Fasilitas tersebut disediakan sebagai tempat berlindung sementara bagi warga yang membutuhkan udara sejuk di tengah cuaca yang membakar. Warga diingatkan untuk terus memantau peringatan cuaca yang dikeluarkan secara berkala oleh pihak berwenang setempat.