Apple Hadirkan Developer Institute dengan Lima Spesialisasi di Jakarta

Apple Hadirkan Developer Institute dengan Lima Spesialisasi di Jakarta
Foto: Ilustrasi Apple Hadirkan Developer Institute dengan Lima Spesialisasi di Jakarta.

Apple resmi memperluas program pengembangan talenta digital di Indonesia melalui peluncuran Apple Developer Institute di Jakarta yang menawarkan lima bidang spesialisasi teknologi terbaru bagi para pengembang lokal. Langkah strategis ini menjadi tahap lanjutan bagi peserta setelah menyelesaikan program dasar di Apple Developer Academy.

Pengembangan inisiatif pendidikan ini dilakukan untuk merespons dinamika kebutuhan industri teknologi global yang terus berubah. Sebagaimana dilansir dari Detik iNET, investasi sumber daya manusia ini merupakan komitmen jangka panjang perusahaan asal Amerika Serikat tersebut di tanah air sejak tahun 2018.

Senior Director Apple Developer Academy and Institute, Gordon Shukwit, memberikan penegasan bahwa perluasan program ini didasarkan pada perkembangan signifikan yang telah dicapai dalam beberapa tahun terakhir.

"Program Academy terus berkembang setiap tahun. Kami mulai melihat munculnya berbagai spesialisasi yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga masuk akal untuk membawa pengembangan ini ke Indonesia," ujar Gordon Shukwit, Senior Director Apple Developer Academy and Institute.

Data terkini menunjukkan bahwa Apple telah mengoperasikan lima Developer Academy di lokasi strategis mencakup Tangerang, Surabaya, Batam, Bali, dan Jakarta. Ekosistem pendidikan tersebut telah mencetak lebih dari 3.000 alumni dengan tingkat keterserapan kerja di bidang relevan mencapai 95 persen.

Selain pencapaian karier individu, program ini telah memfasilitasi peluncuran lebih dari 250 aplikasi di App Store serta membidani lahirnya 100 perusahaan rintisan atau startup. Guna memperdalam keahlian tersebut, Developer Institute kini memfokuskan kurikulum pada bidang kewirausahaan, pengembangan gim, kecerdasan buatan (AI) dan machine learning, DevOps, serta professional institute.

Gordon Shukwit mengidentifikasi bahwa kebutuhan tenaga kerja saat ini sangat terkonsentrasi pada pengelolaan sistem dan teknologi cerdas.

"DevOps dan AI menjadi dua area yang paling banyak dibutuhkan industri. Di sisi lain, minat siswa terhadap game juga sangat besar," jelas Gordon Shukwit, Senior Director Apple Developer Academy and Institute.

Visi Apple dalam program ini tidak terbatas pada penguasaan teknis penulisan kode semata, melainkan mencakup pengembangan kapasitas secara menyeluruh. Hal ini selaras dengan kehadiran Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dalam peresmian fasilitas tersebut.

"Kami ingin membangun developer yang komprehensif, bukan hanya coder. Mereka juga harus memahami desain, kolaborasi, dan bagaimana membawa ide menjadi produk nyata," tambah Gordon Shukwit, Senior Director Apple Developer Academy and Institute.

Metode pembelajaran yang diterapkan memberikan kebebasan penuh bagi peserta untuk mengeksekusi ide orisinal mereka menjadi produk fungsional. Melalui jaringan global yang tersebar di 19 lokasi di dunia, kurikulum di Indonesia terus disinkronkan dengan standar internasional melalui kolaborasi antar pengajar.

Gordon Shukwit menilai bahwa potensi yang dimiliki oleh para pengembang muda di Indonesia memberikan warna tersendiri bagi ekosistem global perusahaan.

"Indonesia memainkan peran penting dalam ekosistem global kami. Kami melihat energi, talenta, dan potensi yang luar biasa di sini," kata Gordon Shukwit, Senior Director Apple Developer Academy and Institute.

Artikel terkait

Rekomendasi