Sebanyak 73.325 wisatawan mengunjungi kawasan Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta selama dua hari pertama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada 14 dan 15 Mei 2026. Lonjakan kunjungan yang didominasi warga Jabodetabek dan Banten ini terjadi karena tingginya antusiasme masyarakat untuk berlibur, seperti dilansir dari Medcom.
Kawasan pantai masih menjadi tempat favorit bagi para pelancong karena menyediakan opsi rekreasi keluarga yang terjangkau. Pihak pengelola mencatat angka kedatangan tertinggi terjadi pada hari pertama libur panjang.
"Pada 14 Mei, total pengunjung mencapai 42.635 orang, sedangkan kemarin ada sekitar 30.690 orang yang berlibur ke Ancol," ujar Daniel Windriatmoko, Corporate Communication Manager PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk pada Sabtu (16/5).
Arus kedatangan pelancong diprediksi masih akan terus mengalir hingga akhir pekan ini. Pengelola menargetkan total kunjungan dapat menyentuh angka 110.000 orang selama empat hari masa libur.
"Area pantai terus menjadi daya tarik utama dan destinasi favorit pengunjung karena merupakan pilihan yang paling ramah di kantong untuk keluarga," jelas Daniel Windriatmoko.
Selain area pantai, wahana rekreasi seperti Dunia Fantasi (Dufan) dan Sea World Ancol juga dipadati oleh kelompok generasi muda. Untuk menambah daya tarik, pengelola menggelar acara edukasi bertajuk BioKids Color Day pada 16ÔÇô17 Mei 2026.
"Program edukasi ini digelar dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, sekaligus hari kepedulian terhadap beruang madu, binturong, dan penyu," catat Daniel Windriatmoko.
Atraksi spesial tersebut dapat disaksikan langsung oleh para wisatawan di area Amfiteater Sea World Ancol pada pukul 11.15 WIB dan Taman Rumput Samudra Ancol pukul 14.00 WIB. Pihak manajemen juga menyediakan paket promosi khusus yang berlaku hingga akhir bulan Mei.
"Promo paket ini sangat cocok untuk keluarga yang ingin menikmati liburan seru tapi tetap hemat. Informasi lengkap mengenai promosi ini bisa dilihat di situs resmi Ancol," tambah Daniel Windriatmoko.
Sebelum mendatangi lokasi rekreasi, masyarakat diimbau untuk melakukan pembelian tiket secara daring terlebih dahulu. Manajemen juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan perlengkapan pribadi guna menghadapi situasi cuaca yang tidak menentu.
"Kami menyarankan pengunjung untuk selalu memantau perkembangan cuaca lewat kanal resmi BMKG, mengikuti arahan dari petugas di lapangan, dan ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan," tutup Daniel Windriatmoko.