Agustina Arumsari Resmi Jabat Wakil Kepala BGN 2026, Auditor Antikorupsi Terbaru

Agustina Arumsari Resmi Jabat Wakil Kepala BGN 2026, Auditor Antikorupsi Terbaru
Foto: Agustina Arumsari Resmi Jabat Wakil Kepala BGN 2026, Auditor Antikorupsi Terbaru. (Illustration by Pexels)

Nama Agustina Arumsari kini tengah menjadi perbincangan hangat setelah dirinya resmi ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Penunjukan sosok mantan Wakil Kepala BPKP ini membawa harapan besar bagi penguatan aspek pengawasan serta transparansi keuangan negara.

Fokus utama kehadirannya di BGN adalah untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas pemerintah dapat berjalan dengan tata kelola yang akuntabel. Keahliannya di bidang audit diharapkan mampu meminimalkan risiko penyimpangan dalam pelaksanaan program skala nasional tersebut.

Pengangkatan Agustina Arumsari disampaikan langsung oleh Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, pada Selasa (2/6/2026) malam. Dalam struktur kepemimpinan BGN yang terbaru, Agustina hadir menggantikan posisi Lodewijk Pusung.

Ia nantinya akan bersinergi dengan jajaran pimpinan BGN lainnya guna mengawal program peningkatan kualitas gizi masyarakat di seluruh Indonesia. Kehadiran figur auditor senior ini dianggap sebagai langkah strategis pemerintah dalam menjaga integritas lembaga yang baru dibentuk tersebut.

Rekam Jejak Pendidikan dan Karier Profesional

Sebelum mengemban amanah di Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari merupakan pejabat teras di Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Ia menjabat sebagai Wakil Kepala BPKP setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Februari 2025 silam.

Menariknya, pengangkatan tersebut mencatatkan sejarah baru bagi instansi tersebut. Sejak berdiri pada tahun 1983, posisi Wakil Kepala BPKP baru pertama kali diadakan dan diisi oleh Agustina Arumsari.

Latar belakang pendidikan Agustina sangat kental dengan dunia akuntansi dan hukum. Ia merupakan alumnus Diploma III dan Diploma IV dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) yang ia selesaikan pada tahun 1992 dan 1998.

Tak berhenti di situ, ia juga memperdalam disiplin ilmunya dengan mengambil gelar Magister Hukum di Universitas Indonesia dan lulus pada 2014. Kombinasi ilmu akuntansi dan hukum ini menjadi modal kuat dalam kariernya sebagai pengawas keuangan negara.

Daftar Sertifikasi Profesional yang Dimiliki Agustina Arumsari:

  • Keahlian Investigasi dan Audit: Certified Fraud Examiner (CFE), Certified Forensic Auditor (CFrA), dan Chartered Accountant (CA).
  • Keahlian Pengawasan Internal: Qualified Internal Auditor (QIA), Certified Government Chief Audit Executive (CGCAE), serta Certified Internal Audit Executive (CIAE).
  • Manajemen Risiko Keuangan: Memegang sertifikasi CRP, CREL, CGRE, dan FRMP untuk mengelola risiko pengawasan keuangan negara.

Sertifikasi yang sangat lengkap ini menunjukkan kompetensi mendalam Agustina dalam mendeteksi kecurangan serta melakukan manajemen risiko. Hal ini sangat krusial mengingat Badan Gizi Nasional akan mengelola anggaran yang sangat besar untuk program pangan nasional.

Perjalanan Karier di Dunia Investigasi

Karier profesional Agustina Arumsari dibangun dari jenjang bawah di lingkungan internal BPKP. Ia mengawali pengabdiannya sebagai Asisten Pengawas Keuangan dan Pembangunan Madya di Kantor Perwakilan BPKP Sumatera Barat.

Seiring berjalannya waktu, dedikasinya membawa Agustina menduduki berbagai posisi strategis yang berkaitan erat dengan fungsi investigasi. Pengalamannya yang luas mencakup pengawasan terhadap korporasi milik negara maupun instansi pemerintah pusat.

Pada tahun 2017, ia dipercaya menjabat sebagai Direktur Investigasi BUMN dan BUMD, kemudian berlanjut sebagai Direktur Investigasi III pada 2019. Puncaknya, ia menduduki posisi Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi selama periode 2020 hingga 2025.

Selama masa jabatan tersebut, ia terlibat langsung dalam penanganan berbagai kasus besar yang menyedot perhatian publik secara luas. Ketegasannya dalam mengawal keuangan negara menjadikannya sosok yang disegani di lingkungan auditor nasional.

Ringkasan Perjalanan Jabatan Strategis Agustina Arumsari:

Periode Jabatan Posisi / Jabatan yang Diemban Instansi / Lembaga
2017 - 2019 Direktur Investigasi BUMN dan BUMD BPKP Pusat
2019 - 2020 Direktur Investigasi III BPKP Pusat
2020 - 2025 Deputi Kepala Bidang Investigasi BPKP Pusat
Februari 2025 Wakil Kepala BPKP BPKP Pusat
Juni 2026 Wakil Kepala Badan Gizi Nasional BGN

Tabel di atas merangkum bagaimana transformasi karier Agustina dari seorang direktur teknis hingga menjadi pimpinan di lembaga negara. Pengalaman ini membuktikan kapasitasnya dalam memimpin organisasi pengawasan yang kompleks.

Kontribusi dalam Pemberantasan Korupsi dan Sinergi Nasional

Salah satu pencapaian menonjol Agustina Arumsari adalah perannya dalam menghitung kerugian negara pada kasus korupsi tata niaga timah. Pada tahun 2024, ia menyerahkan hasil audit tersebut kepada Kejaksaan Agung sebagai basis bukti penuntutan kasus tersebut.

Tindakan ini memperkuat citranya sebagai sosok yang sangat kompeten di bidang audit investigatif. Ia dikenal tidak hanya ahli dalam teori pengawasan, tetapi juga berani turun langsung dalam menangani kasus-kasus sensitif.

Selama tahun 2025, Agustina juga aktif melakukan penguatan organisasi di internal BPKP dengan melantik puluhan pejabat baru. Ia selalu menekankan bahwa integritas adalah harga mati bagi setiap petugas pengawas dalam menjalankan tugasnya.

Pada bulan September 2025, ia melantik 97 pejabat dari berbagai jenjang dan mengingatkan pentingnya profesionalisme. Menurutnya, fungsi pengawasan tidak boleh goyah oleh tekanan apa pun demi kepentingan bangsa.

Agustina juga vokal menyuarakan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengawal proyek strategis nasional agar tetap transparan. Dalam sebuah konferensi internasional tahun 2025, ia menyatakan bahwa sinergi antar pemangku kepentingan adalah kunci sukses pembangunan.

Ia percaya bahwa proyek besar hanya bisa berjalan akuntabel jika semua pihak memiliki semangat pengawasan yang sama. Gagasan inilah yang kini ia bawa untuk memastikan Badan Gizi Nasional bersih dari praktik korupsi dan inefisiensi anggaran.

Menjelang akhir tahun 2025, ia kembali memperkuat kapasitas lembaga dengan memimpin pelantikan pejabat pengawas gelombang berikutnya. Segala bekal pengalaman tersebut kini siap ia dedikasikan untuk kesuksesan Program Makan Bergizi Gratis.

Kehadiran Agustina di BGN diharapkan memberikan rasa aman bagi publik bahwa setiap rupiah anggaran gizi akan diawasi dengan ketat. Pengalamannya selama puluhan tahun di dunia auditor menjadi jaminan bagi tata kelola badan baru ini.

Artikel terkait

Rekomendasi