Umat Islam Perhatikan Adab dan Bacaan Doa Ziarah Kubur Sesuai Sunnah

Umat Islam Perhatikan Adab dan Bacaan Doa Ziarah Kubur Sesuai Sunnah
Foto: Ilustrasi Umat Islam Perhatikan Adab dan Bacaan Doa Ziarah Kubur Sesuai Sunnah.

Umat Muslim diimbau untuk memperhatikan adab serta bacaan doa saat melakukan ziarah kubur sesuai petunjuk Nabi Muhammad SAW demi menjaga kemurnian akidah dan penghormatan kepada orang yang telah wafat pada Rabu, 15 April 2026. Praktik ini menjadi sarana penting untuk mengingatkan manusia akan kematian dan kehidupan di akhirat kelak.

Dilansir dari Detikcom, Rasulullah SAW pada mulanya sempat melarang praktik ziarah kubur untuk menghindari potensi penyimpangan akidah jahiliah. Namun, larangan tersebut kemudian dicabut setelah iman umat Islam dinilai telah menguat.

"Dulu aku melarang kalian berziarah kubur, maka sekarang berziarahlah, karena ziarah kubur dapat mengingatkan kalian kepada akhirat," kata Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Muslim sebagaimana dikutip dari buku 1500++ Hadis dan Sunah Pilihan karya Syamsul Rizal Hamid.

Salah satu adab utama saat memasuki area pemakaman adalah mengucapkan salam. Bacaan yang diajarkan berbunyi: Assal─ümu 'alaikum ahlad-diy─üri minal mu'min─½na wal muslim─½n, wa inn─ü in sy─ü'allahu bikum l─üß©Ñiq┼½n, nas'alull─üha lan─ü wa lakumul '─üfiyah, yang berisi doa keselamatan bagi penghuni kubur.

Berdasarkan buku Pedoman Etika Ziarah Kubur oleh Mory Victor Febrianto, peziarah juga dianjurkan untuk melepas alas kaki saat berada di area kuburan sebagai bentuk penghormatan. Rasulullah SAW bahkan pernah menegur langsung seseorang yang menggunakan sandal di area pemakaman melalui riwayat Abu Dawud.

Selain salam, peziarah disarankan membaca surah-surah pendek Al-Qur'an dan mendoakan ampunan bagi jenazah dengan posisi menghadap kiblat. Menangis diperbolehkan selama tidak disertai dengan ratapan berlebihan yang melampaui batas kewajaran dalam syariat Islam.

Terdapat pula larangan tegas bagi peziarah untuk tidak duduk atau menginjak bagian atas kuburan. Rasulullah SAW dalam riwayat Muslim menegaskan bahwa duduk di atas bara api hingga pakaian terbakar jauh lebih baik daripada duduk di atas sebuah kuburan.

Aktivitas lain yang diperbolehkan dalam ziarah adalah menyiramkan air di atas makam. Hal ini merujuk pada tindakan Nabi Muhammad SAW yang pernah menyiramkan air dan meletakkan kerikil di atas makam putranya, Ibrahim, sebagai bagian dari perawatan makam.

Artikel terkait

Rekomendasi