Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan menggelar pertemuan puncak di Beijing pada Rabu (20/5/2026) guna membahas berbagai isu bilateral serta internasional. Pertemuan ini akan diakhiri dengan sesi diskusi empat mata secara informal sambil minum teh.
Hubungan bilateral kedua negara menunjukkan perbaikan setelah nilai perdagangan dua arah meningkat sebesar 16,1 persen dalam empat bulan pertama tahun ini jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025. Sebelumnya, perdagangan China-Rusia mencapai 1,63 triliun yuan atau setara 240 miliar dolar AS pada 2025, yang menandai penurunan 6,5 persen dari rekor tahun 2024 sekaligus penurunan pertama dalam lima tahun terakhir, seperti dilansir dari Internasional.
Pertemuan tingkat tinggi ini diperkirakan menghasilkan penandatanganan sekitar 40 dokumen serta penerbitan pernyataan bersama setebal 47 halaman mengenai penguatan kemitraan. Selain itu, proyek pipa gas Power of Siberia 2 yang menghubungkan Rusia dengan wilayah utara China juga kemungkinan menjadi salah satu topik pembahasan utama.
Suasana akrab yang ditunjukkan kedua pemimpin dalam sesi informal menjadi sorotan karena terjadi hanya beberapa hari setelah kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Beijing. Peneliti senior di Departemen Pacific Affairs Australian National University memberikan pandangannya mengenai situasi tersebut.
"Beijing menyukai optik ini. Mereka senang menjadi pusat perhatian dunia, dan mereka akan memainkannya untuk audiens domestik mereka semaksimal mungkin," kata Graeme Smith, peneliti senior di Departemen Pacific Affairs, Australian National University.
Pihak Kremlin menyatakan bahwa kunjungan ini membawa ekspektasi yang serius untuk memperkuat kemitraan strategis di tengah sanksi Barat terhadap Rusia. Smith menambahkan analisisnya mengenai keuntungan posisi diplomatik yang didapatkan oleh pihak Beijing.
"Dalam beberapa hal, Xi mendapat keuntungan dari ketidakstabilan emosional dua pemimpin dunia itu," ujar Graeme Smith, merujuk pada kegemaran Trump pada kemegahan serta gaya Putin yang sudah lama menunjukkan keakraban dengan Xi.
Kedatangan Putin di bandara pada Selasa malam disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi beserta pasukan kehormatan. Agenda resmi kunjungan ini juga akan mencakup adopsi deklarasi bersama mengenai pembentukan tatanan dunia multipolar dan jenis baru hubungan internasional.
| Aspek | Kunjungan Trump | Kunjungan Putin |
|---|---|---|
| Waktu | Pekan lalu | Selasa-Rabu (pekan ini) |
| Nuansa pertemuan | Lebih terstruktur/dikoreografi | Lebih personal dan akrab |
| Agenda simbolik | Jalan di taman rahasia + minum teh + Temple of Heaven | Summit + penandatanganan + jamuan + sesi teh informal |
| Pesan politik | Diplomasi formal AS-China | Penguatan ÔÇ£old friendsÔÇØ China-Rusia |