Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memetakan sejumlah wilayah Indonesia yang mencatat suhu maksimum harian tertinggi selama periode pengamatan 26 April hingga 27 April 2026 pukul 07.00 WIB. Kondisi ini dipicu oleh posisi semu matahari yang berada di sekitar ekuator.
Peningkatan suhu udara ini terpantau merata di berbagai pulau besar. Berdasarkan data resmi yang dilansir dari Detik Health, Ciputat di Banten menjadi salah satu lokasi yang mencatat lonjakan suhu paling signifikan bersama dengan wilayah Medan di Sumatera Utara.
Selain Sumatera dan Jawa, anomali suhu tinggi juga melanda Kalimantan, meliputi Barito Selatan, Barito Utara, Kotawaringin Barat, hingga Banjarbaru. Wilayah lain seperti Palu, Banjarmasin, Bengkulu, Bandar Lampung, serta beberapa titik di Jawa Tengah dan Jawa Timur turut melaporkan kondisi serupa.
Prakirawan Cuaca BMKG Rira Damanik menjelaskan bahwa fenomena ini berkaitan erat dengan intensitas radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi secara maksimal pada siang hari. Kurangnya tutupan awan menyebabkan panas tidak terhalang sehingga suhu udara melonjak.
"Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, karena paparan panas yang ekstrem ini berisiko menimbulkan masalah kesehatan serius seperti dehidrasi, kelelahan akibat panas (heat stress), hingga risiko gangguan pernapasan akibat polusi udara yang cenderung meningkat saat kondisi kering," jelas Rira Damanik, Prakirawan Cuaca BMKG.
Badan meteorologi tersebut menyarankan masyarakat untuk mengurangi kegiatan fisik yang berat di bawah terik matahari secara langsung. Perlindungan diri tambahan menjadi sangat krusial di tengah kondisi cuaca yang kering dan panas.
"Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat untuk selalu menjaga kondisi tubuh agar tetap terhidrasi dengan baik, menggunakan penutup kepala atau pelindung diri saat beraktivitas di luar ruangan, serta membatasi kontak langsung dengan sinar matahari pada jam-jam puncak," pungkas Rira Damanik.
Kondisi suhu tinggi ini juga mencakup wilayah Bulungan di Kalimantan Utara serta Kapuas Hulu di Kalimantan Barat. BMKG terus memantau pergerakan suhu harian guna memberikan peringatan dini terkait potensi dampak kesehatan bagi warga terdampak.