Waskita Karya Percepat Pembangunan Lima Sekolah Rakyat di Jawa Timur

Waskita Karya Percepat Pembangunan Lima Sekolah Rakyat di Jawa Timur
Foto: Ilustrasi Waskita Karya Percepat Pembangunan Lima Sekolah Rakyat di Jawa Timur.

PT Waskita Karya (Persero) Tbk tengah memacu penyelesaian pembangunan lima Sekolah Rakyat (SR) di wilayah Jawa Timur untuk mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas. Proyek yang mencakup wilayah Gresik hingga Surabaya ini ditargetkan rampung pada pertengahan 2026 sebagaimana dilaporkan Nasional pada Kamis (30/4/2026).

Realisasi fisik proyek tersebut kini telah mencapai angka 45,5 persen. Direktur Utama Waskita Karya, Muhammad Hanugroho, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pengerjaan bersama Direktur Operasi II, Paulus Budi Kartiko, untuk memastikan progres berjalan sesuai target pemerintah.

"Pengerjaan ini bukan sekadar menyelesaikan pembangunan proyek, tapi juga investasi jangka panjang untuk anak-anak Indonesia dalam mendukung proses belajar mengajar yang merupakan penentu masa depan bangsa," ujar Muhammad Hanugroho, Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Lokasi pembangunan tersebar di lima titik strategis, yakni Kabupaten Gresik, Jombang, Sampang, Tuban, dan Kota Surabaya. Penugasan ini merupakan bagian dari Program Prioritas Pemerintah dalam meningkatkan fasilitas pendidikan nasional.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menjelaskan bahwa tim lapangan menerapkan sistem kerja bergantian selama 24 jam. Langkah ini diambil guna menjaga standar mutu sekaligus mengejar ketertinggalan jadwal konstruksi.

"Dedikasi tinggi dan kerja keras ratusan pekerja menjadi ujung tombak keberhasilan proyek. Bagi mereka menyukseskan Program Prioritas Pemerintah ini merupakan tujuan utama," kata Ermy Puspa Yunita, Corporate Secretary Waskita Karya.

Proyek ini melibatkan hampir 4.000 tenaga kerja, termasuk penyerapan pekerja dari penduduk lokal di sekitar lokasi pembangunan. Ermy menekankan bahwa keterlibatan warga sekitar bertujuan untuk memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.

"Ke depannya kami akan terus menyerap tenaga kerja lokal lebih banyak lagi untuk menyelesaikan proyek. Dengan begitu tidak hanya menghadirkan manfaat luas bagi sosial ekonomi, tapi juga menggerakkan sektor informal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelas Ermy Puspa Yunita, Corporate Secretary Waskita Karya.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, memberikan arahan tegas agar seluruh fasilitas SR Tahap II sudah dapat dioperasikan pada tahun ajaran baru Juli mendatang. Instruksi ini disampaikan dalam rapat koordinasi bersama tujuh BUMN Karya sebagai pelaksana proyek.

"Tetap utamakan kualitas dalam pembangunannya. Baik dari segi material maupun struktur bangunannya, karena bangunan sekolah ini harus bisa bertahan untuk dimanfaatkan minimal selama 20 tahun," tutur Dody Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum.

Dody sebelumnya telah meninjau proyek di Surabaya dan memberikan apresiasi terhadap efisiensi kerja yang ditunjukkan oleh pihak kontraktor. Ia berharap seluruh infrastruktur pendukung dapat segera tuntas tepat waktu.

"Waskita (hasil kerjanya) ini bagus. Terima kasih Pak Katsaker mudah-mudahan sebelum Juni 2026 selesai," kata Dody Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum.

Artikel terkait

Rekomendasi