Warga AS dan Prancis Positif Hantavirus Usai Turun dari Kapal Pesiar

Warga AS dan Prancis Positif Hantavirus Usai Turun dari Kapal Pesiar
Foto: Ilustrasi Warga AS dan Prancis Positif Hantavirus Usai Turun dari Kapal Pesiar.

Seorang warga Amerika Serikat dan seorang warga Prancis terkonfirmasi positif hantavirus setelah meninggalkan kapal pesiar MV Hondius yang dilanda wabah mematikan pada Senin, 11 Mei 2026. Otoritas kesehatan melaporkan kedua pasien tersebut menunjukkan gejala setelah proses repatriasi dari Tenerife, Spanyol, menuju negara masing-masing.

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) AS menyatakan satu warga Amerika terdeteksi positif lemah pada tes PCR, sementara satu warga lainnya menunjukkan gejala ringan. Keduanya kini berada dalam unit isolasi khusus di Nebraska untuk menjalani pemantauan intensif bersama belasan penumpang lainnya.

Menteri Kesehatan Prancis, St├®phanie Rist, mengungkapkan bahwa seorang wanita yang baru kembali dari kapal tersebut sedang menjalani isolasi di Paris. Kondisi kesehatannya dilaporkan mengalami penurunan signifikan, sementara otoritas setempat telah melacak 22 kasus kontak erat guna mencegah penyebaran lebih lanjut.

Hingga saat ini, tiga penumpang yang terdiri dari pasangan asal Belanda dan seorang wanita Jerman telah meninggal dunia akibat wabah ini. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menduga virus ini merupakan strain Andes yang tertular saat kapal berada di Amerika Selatan dan dapat menular antarmanusia.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, memberikan peringatan terkait keputusan Amerika Serikat yang tidak sepenuhnya mengikuti pedoman isolasi 42 hari. Tedros menegaskan risiko tetap ada meskipun WHO menilai ancaman wabah besar masih tergolong rendah.

"may have risks" tegas Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO.

Penegasan mengenai rendahnya risiko transmisi antarmanusia juga disampaikan oleh Dr. Jay Bhattacharya dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS. Ia meminta masyarakat untuk tidak panik dan menekankan bahwa hantavirus tidak boleh disamakan dengan penanganan virus Covid-19.

"i did want to cause public panic" ujar Dr Jay Bhattacharya, Plt Kepala CDC.

Proses evakuasi melibatkan 94 penumpang dari 19 kewarganegaraan yang dibawa menggunakan kendaraan khusus melalui koridor steril di Pelabuhan Granadilla. Menteri Kesehatan Spanyol, Mónica García, menyatakan bahwa operasi repatriasi internasional tersebut berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan otoritas medis.

"according to plan" kata Mónica García, Menteri Kesehatan Spanyol.

WHO sendiri terus berupaya menenangkan warga Tenerife dengan menjamin bahwa protokol keamanan telah dijalankan secara ketat. Tedros menyatakan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Spanyol atas tindakan solidaritas dalam menerima kapal yang membawa sekitar 150 orang tersebut.

"not another COVID" tegas Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO.

Kapal MV Hondius dijadwalkan akan melanjutkan perjalanan menuju Rotterdam, Belanda, dengan sisa kru yang masih berada di atas kapal. Setelah seluruh personel turun, operator kapal berencana melakukan disinfeksi total pada seluruh area kapal pesiar tersebut.

"The sequence of disembarkation will be coordinated with arriving repatriation flights" ujar pihak Oceanwide Expeditions.

"As a result, these five passengers were immediately placed in strict isolation until further notice" tulis S├®bastien Lecornu, Perdana Menteri Prancis.

Saat ini, 14 warga Spanyol sedang menjalani karantina wajib di rumah sakit militer Madrid, sementara warga Inggris dipantau di Rumah Sakit Arrowe Park. Dua penerbangan evakuasi tambahan dijadwalkan akan diberangkatkan pada Senin sore untuk membawa pulang sisa penumpang ke Australia dan Belanda.

Artikel terkait

Rekomendasi