Aksi penjambretan menyasar seorang siswa sekolah dasar (SD) yang sedang menggunakan ponsel di kawasan Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Senin (11/5/2026) siang. Insiden yang terjadi saat kondisi jalanan sedang sepi ini terekam kamera pengawas dan sempat memicu pengejaran oleh warga setempat.
Peristiwa tersebut dikonfirmasi oleh petugas keamanan lingkungan, Sahlani, yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Dilansir dari Megapolitan, pelaku yang mengendarai sepeda motor bernomor polisi B 6788 TPP tersebut langsung diringkus setelah identitasnya dikenali oleh penduduk sekitar.
"Kejadiannya persis 13.30 WIB. Saya waktu itu belum istirahat, lagi ngepel, terus anak itu teriak-teriak ÔÇÿTolong, tolongÔÇÖ. Nah, ada warga lain ikut teriak, ÔÇÿJambret, jambretÔÇÖ, terus pada keluar," ujar Sahlani, Petugas Keamanan.
Sahlani menjelaskan bahwa korban yang diketahui bernama Rait, siswa kelas 2 SD, sempat memberikan perlawanan refleks untuk mempertahankan barang miliknya. Hal ini menyebabkan korban terseret beberapa saat karena berpegangan pada kendaraan pelaku.
"Anaknya sempat bergelantungan di tangan pelaku, karena dia ngira handphonenya masih dibawa. Padahal handphonenya jatuh di jalan waktu tarik-tarikan," kata Sahlani, Petugas Keamanan.
Warga yang emosi sempat mendatangi kediaman terduga pelaku karena lokasi tinggalnya yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Penangkapan dilakukan secara kolektif oleh warga sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak berwajib.
"Warga di sini akhirnya ramai setelah tahu siapa terduga pelakunya. Katanya ada warga yang kenal, makanya rumah pelaku sempat didatangi warga," tambah Sahlani, Petugas Keamanan.
Berdasarkan rekaman video dari akun Instagram beritamatraman, pelaku yang mengenakan baju putih, topi, dan masker tersebut sempat memutar balik kendaraannya sebelum merampas ponsel korban. Korban dilaporkan mengalami luka ringan akibat terjatuh dari motor saat mencoba bertahan.
"Pelaku berpenampilan mengenakan baju putih, topi, dan masker, mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi B 6788 TPP. Ia berusaha merebut paksa ponsel seorang bocah laki-laki bernama Rait (kelas 2 SD). Korban sempat bertahan, namun menurut kesaksian, ponsel terjatuh sehingga tidak berhasil dibawa kabur pelaku," tulis keterangan akun Instagram beritamatraman.
Saat ini, terduga pelaku telah dibawa ke Polsek Jatinegara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ponsel milik korban sendiri ditemukan jatuh di aspal dan gagal dibawa kabur oleh pelaku dalam aksi tersebut.