Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak meninjau langsung implementasi layanan Mecca Route di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Kamis (15/5). Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses keberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya berlangsung optimal melalui fasilitas jalur cepat keimigrasian Arab Saudi.
Dilansir dari Media Indonesia, Dahnil melakukan pemeriksaan alur layanan fast track didampingi oleh Plt Kakanwil Kemenhaj Jawa Timur, Mohammad As'adul Anam, serta anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian. Peninjauan mencakup penyisiran area terminal hingga interaksi langsung dengan jemaah Kloter SUB 90 yang berasal dari Kabupaten Jember dan Situbondo.
"Kami ingin memastikan jemaah mendapatkan layanan terbaik sejak dari tanah air," ujar Dahnil di sela peninjauan.
Setelah memantau area terminal, rombongan Wamenhaj memasuki kabin pesawat Saudia Airlines untuk menemui jemaah sebelum lepas landas. Dalam kesempatan tersebut, Dahnil menyampaikan pesan titipan dari Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya menjaga perilaku selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
"Presiden berpesan agar jemaah menjadi duta bangsa yang baik. Jaga kekompakan dan saling membantu antar sesama jemaah selama menjalankan ibadah," tegas Wamenhaj.
Dahnil menjelaskan bahwa kondisi kesehatan jemaah Indonesia yang telah tiba di Arab Saudi saat ini terpantau dalam keadaan baik. Pemerintah terus melakukan pengawasan intensif terhadap perkembangan para jemaah di lapangan untuk memastikan kenyamanan ibadah mereka.
Pemerintah juga memberikan kelonggaran terkait lokasi pemotongan hewan kurban atau DAM bagi para jemaah haji. Kebijakan ini didukung melalui surat edaran Kementerian Agama yang mengakomodasi berbagai pandangan ulama mengenai lokasi pelaksanaan penyembelihan tersebut.
Wamenhaj menegaskan kesiapan pemerintah untuk memfasilitasi pembayaran DAM masyarakat, baik melalui program resmi Addahi di Arab Saudi maupun pelaksanaan di dalam negeri. Pilihan lokasi pemotongan hewan ini sepenuhnya diserahkan kepada jemaah sesuai dengan keyakinan dan kenyamanan masing-masing.