Wamenhaj Imbau Jemaah Indonesia Bawa Perlengkapan Pribadi

Wamenhaj Imbau Jemaah Indonesia Bawa Perlengkapan Pribadi
Foto: Ilustrasi Wamenhaj Imbau Jemaah Indonesia Bawa Perlengkapan Pribadi.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia untuk membawa perlengkapan pribadi yang krusial menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji demi menjaga kesehatan dan kenyamanan fisik mereka.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung saat melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jemaah pada Jumat (22/5/2026) malam, seperti dilansir dari Detikcom. Berdasarkan pantauannya, terdapat beberapa barang penting yang wajib dibawa oleh setiap jemaah demi kelancaran ibadah.

"Pertama tentu obat-obatan penting. Jamaah dengan obat-obatan pribadi harus dibawa," kata Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Di hadapan para jemaah yang mayoritas berasal dari Sumatera Utara tersebut, ia juga memberikan saran untuk membawa makanan ringan yang praktis. Langkah ini dinilai penting guna mengganjal perut agar jemaah tidak mengalami kelaparan ekstrem di tengah tingginya mobilitas selama rangkaian puncak haji tanpa membebani pergerakan mereka.

"Kemudian kalau punya makanan-makanan supaya ganjal-ganjal perut, supaya nggak lapar sekali, maka bisa dibawa. Tapi jangan kemudian yang merepotkan karena mereka mobilitasnya akan tinggi," ujar Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Terkait urusan logistik, Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmen penuh untuk berupaya maksimal menyediakan makanan yang cukup di titik-titik krusial, mulai dari Arafah, Muzdalifah, hingga Mina. Selain kebutuhan pangan, kondisi cuaca yang sangat terik di Tanah Suci juga menjadi perhatian serius.

"Penggunaan payung, dan alat pelindung diri. Jangan lupa bawa payung, kemudian sunblock. Lalu sandal yang digunakan supaya kemudian bisa berjalan kaki dengan nyaman," kata Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Jemaah turut disarankan melengkapi diri dengan kacamata hitam, masker, dan topi guna mengantisipasi paparan sinar matahari langsung. Sementara untuk kebutuhan pakaian, jemaah diminta mempersiapkan satu kain ihram cadangan serta pakaian biasa yang nyaman untuk dikenakan setelah tahallul.

Artikel terkait

Rekomendasi