Wakil Wali Kota Bogor Tegur Pengendara Parkir di Jalur Sepeda

Wakil Wali Kota Bogor Tegur Pengendara Parkir di Jalur Sepeda
Foto: Ilustrasi Wakil Wali Kota Bogor Tegur Pengendara Parkir di Jalur Sepeda.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menegur sejumlah pengendara yang melakukan parkir liar di sepanjang jalur sepeda Jalan Raya Pajajaran saat melaksanakan kegiatan bersepeda ke kantor pada Jumat, 8 Mei 2026. Aksi tersebut terekam dalam video yang diunggah melalui akun media sosial pribadinya.

Dilansir dari Megapolitan, Jenal yang mengenakan perlengkapan bersepeda lengkap menghampiri pengemudi mobil di bahu jalan dekat Tugu Kujang untuk memberikan peringatan secara langsung. Upaya penertiban ini dilakukan karena area tersebut merupakan hak bagi pengguna sepeda.

"Pak masih lama enggak parkirnya? Izin Pak, punten, punten. Di dalam aja (parkir) Pak, jalur sepeda Pak. Saya lagi sepedaan," kata Jenal Mutaqin, Wakil Wali Kota Bogor.

Merespons teguran tersebut, pengemudi mobil berwarna abu-abu itu sempat melayangkan keberatan kepada Jenal. Ia mempertanyakan alasan larangan parkir di lokasi tersebut meski jalur di depannya masih terlihat kosong untuk dilalui pesepeda.

"Mau ngapain? Sepedaan kan bisa di depan," jawab pengemudi mobil, sebagaimana terekam dalam unggahan video tersebut.

Melihat respons dari pengendara, Jenal kemudian menegaskan kembali aturan mengenai peruntukan jalur sepeda tersebut. Ia juga mengungkapkan identitasnya sebagai pejabat publik agar instruksi pemindahan kendaraan segera dipatuhi oleh sang pengemudi.

"Bapak (ini) jalur sepeda. Saya wakil wali kota Pak, izin ya Pak ya," balas Jenal Mutaqin, Wakil Wali Kota Bogor.

Saat memberikan keterangan di Gedung DPRD Kota Bogor pada Sabtu, 9 Mei 2026, Jenal menjelaskan bahwa tujuannya merekam video tersebut adalah untuk membuat konten rutinitas bersepeda ke kantor. Namun, ia justru menemukan banyak pelanggaran di lapangan.

"Udah lama enggak ngonten, jadi kemarin tuh setiap Jumat sudah bike to work memang cuma kemarin pengen bikin konten aja, tapi ditemukan lah masih banyak yang membandel," kata Jenal Mutaqin, Wakil Wali Kota Bogor.

Politisi tersebut mengungkapkan adanya dinamika saat berhadapan dengan warga yang melanggar aturan. Meskipun sempat ada penolakan dari pengendara, Jenal memilih untuk tetap tenang dan tidak melayani provokasi emosi dari warga tersebut.

"Sempat ada yang emosi untung enggak kepancing dan saya bilang, saya wakil wali kota, baru tuh berangkat. Seperti kemarin yang saya tegur itu, 'itu kan jalan luas' kata dia gitu 'lah ini kan hak saya Pak' jadi ya akhirnya bilang 'saya wakil wali Kota Bogor' gitu," ujar Jenal Mutaqin, Wakil Wali Kota Bogor.

Berdasarkan pengamatannya, konsentrasi parkir liar yang menghambat jalur sepeda masih sering ditemukan di beberapa titik utama. Lokasi-lokasi tersebut mencakup area di sekitar Jalan Pajajaran hingga Jalan Juanda yang memiliki badan jalan cukup lebar.

"Pajajaran, Juanda, banyak juga, sebelum tugu kujang depan hotel dan sebagainya. Pokoknya yang di jalur sepeda yang ruas jalannya lebar mereka merasa 'ah engga macet kali' jadi parkir," tutur Jenal Mutaqin, Wakil Wali Kota Bogor.

Jenal menegaskan bahwa perilaku parkir sembarangan ini tidak boleh dibiasakan agar tidak dianggap sebagai hal yang wajar. Ia mengingatkan bahwa terdapat sanksi hukum yang jelas bagi para pelanggar aturan lalu lintas di jalur khusus tersebut.

"Ini jadi kebiasaan, kalau dibiarkan dianggap jadi pembenaran dan tidak melanggar. Padahal melanggar dan bisa kita tilang," kata Jenal Mutaqin, Wakil Wali Kota Bogor.

Artikel terkait

Rekomendasi