Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius Tiga Penumpang Tewas

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius Tiga Penumpang Tewas
Foto: Ilustrasi Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius Tiga Penumpang Tewas.

Kapal pesiar MV Hondius yang membawa 150 penumpang dari 23 negara dilanda wabah Hantavirus mematikan dalam perjalanan dari Argentina menuju Afrika. Dilansir dari Tekno, tiga orang dilaporkan tewas akibat virus tersebut hingga memaksa otoritas pelabuhan melakukan isolasi ketat sejak awal Mei 2026.

Jake Rosmarin, seorang traveler asal Boston, Amerika Serikat, membagikan kesaksiannya mengenai situasi mencekam di atas kapal melalui media sosial pada 5 Mei 2026. Kapal yang dikelola Oceanwide Expeditions ini semula dijadwalkan menempuh rute 35 hari dari Ushuaia menuju Cape Verde sebelum penyakit mulai menyebar.

"Kami bukan sekadar cerita. Kami bukan hanya judul berita, kami adalah manusia, orang-orang dengan keluarga, dengan kehidupan, dengan orang-orang yang menunggu kami di rumah" kata Rosmarin, Penumpang.

Rosmarin menjelaskan bahwa ketidakpastian mengenai masa depan para penumpang menjadi beban mental yang sangat berat bagi semua orang di kapal.

"Ada banyak sekali ketidakpastian dan itu menjadi bagian yang paling berat," imbuh Rosmarin.

Setelah proses evakuasi medis dilakukan pada 6 Mei 2026, Rosmarin kembali mengunggah perkembangan terkini mengenai kondisi kesehatan rekan-rekannya di atas kapal.

"Selain dua penumpang (terdampak) yang telah diumumkan dan sekarang telah dievakuasi Semua orang lain di dalam kapal dalam keadaan baik dan tetap bersemangat," ungkap Rosmarin.

Kronologi wabah dimulai sejak 6 April ketika seorang pria Belanda berusia 70 tahun jatuh sakit dan meninggal lima hari kemudian. Istrinya yang sempat mendampingi pemulangan jenazah ke Belanda juga meninggal dunia pada 26 April akibat infeksi yang sama setelah sempat pingsan di Johannesburg.

Seorang pria asal Inggris dan wanita berkebangsaan Jerman turut menjadi korban serangan virus ini pada akhir April. Pria Inggris tersebut terkonfirmasi positif Hantavirus berdasarkan hasil uji laboratorium setelah diterbangkan ke Afrika Selatan, sementara penumpang asal Jerman dinyatakan meninggal pada 2 Mei.

Penumpang lain, Kasem Hato, menggambarkan suasana di dalam kapal tetap terkendali meskipun protokol kesehatan diperketat secara drastis oleh awak kapal.

"Orang-orang menanggapi situasi ini dengan serius tetapi tanpa kepanikan, mencoba menjaga jarak dan memakai masker demi keselamatan," ujar Hato, Penumpang.

Hato menambahkan bahwa para penumpang tetap berupaya menjaga moral dengan melakukan aktivitas rutin sembari menunggu keputusan dari pihak berwenang terkait izin berlabuh.

"Sehari-hari kami hampir normal, hanya menunggu pihak berwenang menemukan solusi. Namun moral di kapal tetap tinggi dan kami tetap sibuk membaca, menonton film, minum minuman hangat, dan hal-hal seperti itu," tambahnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan Hantavirus merupakan virus langka yang biasanya menular melalui kontak dengan hewan pengerat atau cairannya. Saat ini, MV Hondius sedang berlayar menuju Tenerife, Spanyol, untuk proses pemulangan penumpang sehat dan karantina bagi warga negara setempat.

Artikel terkait

Rekomendasi