Wabah Hantavirus menyerang kapal pesiar MV Hondius yang sedang berlabuh di Cape Verde, mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan lebih dari 100 penumpang lainnya harus menjalani isolasi ketat. Dilansir dari Detik Health, seorang dokter kru kapal berkebangsaan Inggris juga dilaporkan terinfeksi dan memerlukan evakuasi medis segera.
Situasi darurat ini memaksa otoritas kesehatan untuk memantau sekitar 149 orang yang masih berada di atas kapal di bawah pengawasan ketat. Operator kapal, Oceanwide Expedition, menyatakan bahwa langkah pencegahan telah diambil guna meminimalisir penyebaran virus yang diduga berasal dari hewan pengerat tersebut.
Saksi mata sekaligus penumpang kapal, Ann Lane, memberikan keterangan mengenai kondisi dokter kapal yang jatuh sakit. Menurut Lane, tenaga medis tersebut telah menunjukkan gejala sejak hari Kamis lalu setelah bekerja tanpa henti merawat para penumpang yang terinfeksi.
Dokter muda tersebut dijadwalkan akan dievakuasi menggunakan pesawat rumah sakit menuju Kepulauan Canary untuk mendapatkan perawatan intensif. Proses evakuasi ini juga mencakup pemindahan salah satu jenazah korban meninggal dunia guna pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Pejabat terkait yang dilansir dari laman BBC saat ini tengah melakukan seleksi terhadap penumpang yang membutuhkan prioritas evakuasi dari lokasi kapal berlabuh. Rencananya, kapal akan melanjutkan pelayaran menuju Gran Canaria atau Tenerife di Spanyol untuk mendapatkan dukungan fasilitas medis yang memadai.
"Kepulauan Canaria adalah lokasi terdekat dengan kemampuan yang dibutuhkan. Spanyol memiliki kewajiban moral dan hukum untuk membantu orang-orang ini, di antaranya terdapat beberapa warga negara Spanyol," kata pernyataan resmi pihak operator kapal.
Setibanya di wilayah Spanyol, seluruh awak dan penumpang akan melewati protokol kesehatan yang sangat ketat, termasuk pemeriksaan menyeluruh dan pemberian perawatan bagi yang membutuhkan. Pemerintah setempat telah menyiapkan ruang isolasi dan transportasi khusus untuk menangani semua interaksi dengan individu dari MV Hondius guna mencegah penularan di darat.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan catatan tambahan mengenai transmisi virus ini di lingkungan terbatas. Meskipun Hantavirus umumnya menular melalui tikus, WHO memperingatkan potensi penyebaran antarmanusia dapat terjadi pada kontak yang sangat dekat di atas kapal.