Vaksinasi PMK Gratis Jatim Dongkrak Penjualan Sapi di Lamongan

Vaksinasi PMK Gratis Jatim Dongkrak Penjualan Sapi di Lamongan
Foto: Ilustrasi Vaksinasi PMK Gratis Jatim Dongkrak Penjualan Sapi di Lamongan.

Program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur berhasil meningkatkan volume penjualan sapi menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Lamongan pada Minggu (24/5/2026).

Dilansir dari Media Indonesia, kebijakan stimulus ini didukung oleh program Inseminasi Buatan guna memacu kualitas sekaligus stabilitas pasokan ternak lokal. Koperasi Ternak Gunungrejo Makmur di Desa Gunungrejo, Kecamatan Kedungpring, mencatat komoditas kurban jenis Peranakan Ongole, Limosin, Simental, dan Lokal telah terserap pasar hingga 80 persen.

Pengelola Koperasi Ternak Gunungrejo Makmur, Suparto menjelaskan bahwa dari total 300 ekor sapi yang disiapkan untuk musim kurban tahun ini, sebanyak 260 ekor di antaranya sudah habis terpesan oleh konsumen dari wilayah Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.

"Tahun 2026 menyambut Idul Adha disiapkan kurang lebih 300 ekor dan alhamdulillah sudah terjual 80 persen atau sekitar 260 ekor di Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Gubernur Jawa Timur juga memborong 8 ekor sapi," kata Suparto.

Tingginya angka penjualan tersebut dinilai sebagai dampak langsung dari jaminan kesehatan hewan melalui intervensi medis pemerintah yang meminimalisasi risiko penularan infeksi pada komoditas peternakan.

"Vaksin PMK Gratis sangat membantu dalam meningkatkan penjualan sapi, karena tidak ada yang terserang penyakit. ÔÇ£Program ini semoga tetap dipertahankan,ÔÇØ" kata Suparto.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melakukan peninjauan langsung ke lokasi koperasi untuk memastikan pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat, baik untuk konsumsi internal provinsi maupun pemenuhan komitmen suplai antardaerah.

"Jadi cukup, aman dan sehat saya rasa harus disampaikan ke publik bukan hanya untuk Jawa Timur tapi juga diluar Jawa Timur," ujar Khofifah.

Otoritas peternakan daerah melaporkan agregat kesediaan hewan kurban di Jawa Timur mencapai 2.055.978 ekor, yang terdiri atas 629.119 sapi, 940.693 kambing, 484.468 domba, dan 1.698 kerbau. Proyeksi serapan pasar lokal untuk Idul Adha tahun ini diperkirakan berada di angka 427.060 ekor, mencakup kebutuhan 70.550 sapi, 297.900 kambing, 58.600 domba, serta 10 kerbau.

"Dari data tersebut dapat disampaikan bahwa jumlah ternak kurban di Jawa Timur tahun 1447 H / 2026 M tersedia mencukupi kebutuhan ternak kurban sapi, kambing dan domba," jelas Khofifah.

Pemerintah provinsi memberikan apresiasi terhadap kontribusi sektor domestik Kabupaten Lamongan yang memegang peran strategis sebagai lumbung pangan dan penyangga utama populasi ternak regional. Berdasarkan basis data sektoral, wilayah ini mengonsolidasikan populasi sebanyak 108.987 ekor sapi potong, 97.288 ekor kambing, 86.319 ekor domba, dan 130 ekor kerbau.

"Terima kasih Bupati Lamongan karena Lamongan salah satu daerah dengan ketersediaan sapi yang cukup besar," kata Khofifah.

Artikel terkait

Rekomendasi