Uni Eropa Soroti Ketegangan Navigasi di Selat Hormuz

Uni Eropa Soroti Ketegangan Navigasi di Selat Hormuz
Foto: Ilustrasi Uni Eropa Soroti Ketegangan Navigasi di Selat Hormuz.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa (EU) Kaja Kallas menyoroti ketegangan di Selat Hormuz yang dinilai berada di antara situasi perang dan damai pada Kamis (28/5/2026). Kondisi ganjil ini terjadi akibat belum adanya kesepakatan resmi di antara pihak-pihak yang berkonflik.

Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela pertemuan informal para menteri luar negeri EU di Yunani, sebagaimana dilansir dari Media Indonesia. Isu stabilitas di Timur Tengah serta perkembangan perang Rusia-Ukraina menjadi agenda utama dalam pembahasan tersebut.

"Selat Hormuz berada dalam situasi ganjil antara perang dan damai," kata Kallas.

Kallas memberikan penegasan bahwa jaminan keamanan dan kebebasan navigasi di jalur laut internasional tersebut merupakan kepentingan krusial bagi semua negara. Oleh karena itu, ia mendesak pihak-pihak terkait untuk segera merumuskan kesepakatan damai.

"Sungguh demi kepentingan semua orang bahwa kebebasan navigasi dihormati di Selat Hormuz, karena semua orang membayar harga yang sangat mahal untuk ini," tegasnya.

Pertemuan para menteri luar negeri EU ini juga dijadwalkan untuk membedah berbagai aspek lain dari dinamika di Timur Tengah. Pemaparan difokuskan pada kalkulasi dampak situasi tersebut bagi Eropa serta perumusan langkah kerja sama bersama.

Selain ketegangan di Timur Tengah, forum menteri luar negeri tersebut juga mengagendakan pembahasan mengenai kelanjutan perang Rusia-Ukraina beserta penjajakan peluang negosiasi ke depan.

Artikel terkait

Rekomendasi