UI Latih Mahasiswa Internasional Kazakhstan Terkait Kesiapsiagaan Bencana Laboratorium

UI Latih Mahasiswa Internasional Kazakhstan Terkait Kesiapsiagaan Bencana Laboratorium
Foto: Ilustrasi UI Latih Mahasiswa Internasional Kazakhstan Terkait Kesiapsiagaan Bencana Laboratorium.

Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan Program Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana di Laboratorium bagi belasan mahasiswa asing asal Asfendiyarov Kazakh National Medical University, Kazakhstan, pada 10ÔÇô11 Mei 2026 di Kampus UI Depok, dilansir dari Media Indonesia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat Internasional UI yang didanai oleh Hibah Community Development Program Enhancing Quality Education for International Impacts and Recognition (EQUITY) Universitas Indonesia Tahun 2025-2026.

Ketua Program Pelatihan, Rezi Riadhi Syahdi, menjelaskan bahwa pembekalan budaya keselamatan sangat penting bagi mahasiswa asing karena laboratorium kampus memiliki potensi risiko kerja yang tinggi selama mereka melakukan penelitian.

ÔÇ£Modul ini diharapkan dapat membekali mahasiswa internasional yang beraktivitas di lingkungan kampus, khususnya di laboratorium yang bukan hanya menjadi tempat untuk mendapatkan pendidikan dan keterampilan, tetapi juga memiliki berbagai potensi risiko kerja," ujar Rezi Riadhi Syahdi, Ketua Program Pelatihan.

Materi pelatihan ini meliputi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) Dasar seperti teknik Bantuan Hidup Dasar (BHD/CPR), fiksasi, imobilisasi, pemindahan korban, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga penanganan tumpahan bahan kimia dan mitigasi gempa bumi.

Dalam pelaksanaannya, Rezi didampingi oleh dosen Fakultas Farmasi UI, Meidi Utami Puteri, Ph.D., serta melibatkan tujuh mahasiswa dari Fakultas Farmasi dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI, beserta tenaga kependidikan dari Kantor Keselamatan dan Lingkungan (K2L) UI.

Ke depan, modul pelatihan ini diproyeksikan akan terus dikembangkan agar adaptif dengan karakteristik spesifik serta tantangan keselamatan dari berbagai jenis laboratorium di lingkungan UI.

Program ini mendapat respons positif dari para peserta internasional yang juga berkesempatan melakukan campus tour ke fasilitas laboratorium Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK) UI dan mengunjungi sejumlah landmark ikonis kampus.

ÔÇ£Bagi saya, bagian paling menarik adalah saat memberikan CPR. Melakukannya selama dua menit ternyata sangat menguras energi dan sulit. Pelatihan ini tidak hanya bermanfaat tetapi juga dikemas secara menarik," kata Zhanbota Mukasheva, mahasiswa asal Kazakhstan.

Zhanbota berharap keterampilan darurat yang diperoleh selama dua hari tersebut dapat diimplementasikan untuk menolong diri sendiri maupun orang lain dalam situasi kritis di dunia nyata.

Artikel terkait

Rekomendasi