Donald Trump Kirim Utusan ke Pakistan Temui Menlu Iran

Donald Trump Kirim Utusan ke Pakistan Temui Menlu Iran
Foto: Ilustrasi Donald Trump Kirim Utusan ke Pakistan Temui Menlu Iran.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengirim utusan khusus ke Pakistan pada Jumat (24/4/2026) guna menemui Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Langkah diplomatik ini dilansir dari Kompas memicu harapan baru bagi kelanjutan perundingan bilateral di sela masa gencatan senjata.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengonfirmasi pengiriman Utusan Khusus Steve Witkoff bersama Jared Kushner menuju Islamabad. Delegasi Amerika Serikat ini dijadwalkan melakukan pembicaraan langsung dengan Araghchi guna memajukan kesepakatan damai antar kedua negara.

Pihak Gedung Putih menilai adanya sinyal positif dalam proses komunikasi dengan Teheran belakangan ini. Upaya di Pakistan diharapkan menjadi titik balik setelah perundingan sebelumnya di Jenewa pada Februari lalu berakhir buntu yang diikuti pecahnya konflik bersenjata.

"Kami melihat sejumlah progres dari pihak Iran selama beberapa hari lalu," kata Karoline Leavitt dikutip Associated Press.

Leavitt menambahkan bahwa kunjungan ke Pakistan menjadi momentum strategis untuk mencapai kesepakatan final. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai kesediaan delegasi Iran untuk bertatap muka secara langsung dengan utusan Trump tersebut.

Di sisi lain, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menyatakan bahwa tidak ada rencana pertemuan resmi dengan utusan Amerika Serikat. Baghaei menekankan bahwa Araghchi hanya akan berfokus pada pembicaraan dengan otoritas Pakistan dalam kerangka mediasi regional.

Pemerintah Iran tetap pada posisi bahwa komunikasi mengenai potensi perundingan hanya akan dilakukan melalui jalur tidak langsung. Araghchi disebut memprioritaskan dialog dengan pihak ketiga guna memastikan berakhirnya agresi militer di kawasan tersebut.

"Menlu Araghchi akan menemui pejabat tinggi Pakistan sesuai upaya mediasi dan niat baik mereka untuk mengakhiri perang agresi yang diluncurkan Amerika dan menegakkan kembali perdamaian di kawasan kami," kata Baghaei dikutip PressTV.

Pakistan saat ini berperan aktif memfasilitasi agar kedua belah pihak bersedia duduk kembali di meja perundingan Islamabad. Situasi diplomatik masih menegang lantaran Iran menuntut pencabutan blokade di Selat Hormuz sebagai syarat mutlak sebelum perundingan babak kedua dimulai.

Artikel terkait

Rekomendasi