Ketrosden Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp 220 Miliar Bangun SKKL Merindo

Ketrosden Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp 220 Miliar Bangun SKKL Merindo
Foto: Ilustrasi Ketrosden Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp 220 Miliar Bangun SKKL Merindo.

PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) menerbitkan obligasi senilai Rp 220 miliar untuk membangun Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Median Ring Indonesia (Merindo) di kawasan Indonesia Tengah pada Senin (11/5/2026). Dilansir dari Money, emiten infrastruktur telekomunikasi ini menargetkan penguatan konektivitas digital di pusat ekonomi dan pariwisata strategis melalui proyek tersebut.

Langkah korporasi ini merupakan tahap awal dari program pembiayaan berkelanjutan dengan total nilai Rp 730 miliar. Pendanaan tersebut dialokasikan untuk mempercepat pengembangan tulang punggung (backbone) telekomunikasi nasional, terutama di wilayah yang masih membutuhkan perluasan jaringan digital berkualitas tinggi.

Direktur Utama PT Ketrosden Triasmitra Tbk, Titus Dondi Patria menjelaskan bahwa investasi ini merupakan upaya perusahaan dalam mendukung masa depan infrastruktur digital di wilayah timur. Proyek SKKL Merindo akan menjadi penghubung utama bagi area-area yang selama ini memiliki keterbatasan akses jaringan.

"Dana Rp 220 miliar ini adalah investasi untuk masa depan Indonesia Tengah," ujar Titus Dondi Patria, Direktur Utama PT Ketrosden Triasmitra Tbk.

Pembangunan infrastruktur ini juga menjadi bagian dari peta jalan strategis perusahaan untuk memperluas jangkauan layanan secara nasional. Titus menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi infrastruktur yang terintegrasi bagi masyarakat Indonesia.

"Kami akan membangun SKKL Merindo yang menghubungkan pusat ekonomi dan pariwisata strategis, membawa konektivitas berkualitas tinggi ke kawasan yang selama ini masih membutuhkan penguatan infrastruktur digital," lanjut Titus Dondi Patria, Direktur Utama PT Ketrosden Triasmitra Tbk.

Obligasi ini mendapatkan peringkat instrumen idAAAcg (Triple A; Corporate Guarantee) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Jaminan penuh juga diberikan oleh GuarantCo, lembaga penjaminan internasional di bawah Private Infrastructure Development Group (PIDG) yang fokus pada pasar berkembang.

Surat utang tersebut terbagi ke dalam tiga seri dengan besaran kupon yang bervariasi berdasarkan jangka waktu. Seri A memiliki kupon 6,70 persen dengan tenor tiga tahun, sementara Seri B menawarkan kupon 7,00 persen untuk jangka waktu lima tahun.

Seri C sebagai tenor terpanjang yakni 10 tahun dibekali dengan kupon sebesar 7,25 persen. Seluruh dana hasil penerbitan ini akan disalurkan kepada dua anak usaha perusahaan, yaitu PT Jejaring Mitra Persada (JMP) dan PT Triasmitra Multiniaga Internasional (TMI).

JMP akan mengelola dana untuk kegiatan survei laut serta pengadaan material konstruksi kabel laut Merindo. Di sisi lain, TMI bakal menggunakan alokasi dana tersebut guna membiayai operasional pemeliharaan jaringan kabel yang telah beroperasi saat ini.

Proyek SKKL Merindo direncanakan mulai memasuki tahap penggelaran kabel laut pada tahun 2027 mendatang. Hingga saat ini, Triasmitra tercatat telah membangun lebih dari 10.000 kilometer jaringan fiber optik di seluruh Indonesia dengan dukungan armada kapal kabel CLV Bentang Bahari.

Artikel terkait

Rekomendasi