Transjakarta Operasikan Bus Shuttle Pasca Gangguan KRL di Bekasi

Transjakarta Operasikan Bus Shuttle Pasca Gangguan KRL di Bekasi
Foto: Ilustrasi Transjakarta Operasikan Bus Shuttle Pasca Gangguan KRL di Bekasi.

PT Transportasi Jakarta menyediakan layanan bus shuttle untuk mengangkut penumpang Commuter Line dari Stasiun Bekasi Timur menuju Stasiun Bekasi pada Selasa (28/4). Langkah darurat ini diambil guna menjaga mobilitas warga setelah terjadi gangguan operasional akibat insiden kecelakaan kereta pada Senin (27/4) malam.

Penyediaan armada bantuan ini dilakukan untuk meminimalisir penumpukan penumpang selama proses normalisasi jalur kereta api berlangsung. Dilansir dari Kompas, operasional khusus tersebut dikerahkan di titik-titik krusial yang mengalami hambatan layanan perjalanan kereta api.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani memberikan penjelasan mengenai jumlah unit kendaraan yang diterjunkan ke lokasi terdampak untuk membantu para pelanggan.

"Transjakarta mengerahkan empat unit bus yang difungsikan khusus sebagai shuttle," kata Ayu Wardhani dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/4).

Manajemen memastikan bahwa seluruh armada yang tersedia bekerja secara optimal agar pelayanan publik tetap terjaga meski proses evakuasi di area rel masih dilakukan oleh tim teknis. Ayu menekankan pentingnya kelancaran proses pemulihan infrastruktur tersebut.

"Semoga proses evakuasi di lapangan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tanpa kendala, serta seluruh pihak yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan," kata dia.

Secara terpisah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penyesuaian layanan di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta. Terhitung sejak Selasa dini hari, Stasiun Bekasi Timur ditetapkan tidak melayani naik dan turun penumpang untuk sementara waktu.

VP Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan penegasan mengenai prioritas perusahaan dalam menangani kendala teknis yang terjadi di lapangan saat ini.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini fokus utama kami adalah penanganan di lokasi serta memastikan keselamatan dan layanan bagi pelanggan tetap terpenuhi," ujar Anne.

Akibat kebijakan tersebut, calon penumpang kini diarahkan menuju Stasiun Bekasi sebagai titik keberangkatan alternatif. Hingga saat ini, KAI masih melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak guna mempercepat pemulihan layanan di lintasan Bekasi agar operasional dapat kembali normal.

Artikel terkait

Rekomendasi