Nasib malang menimpa pasangan suami istri asal Austria, Jurgen Perjul (55) dan Astrid Perjul (57), yang kehilangan nyawa dalam insiden tragis di Labuan Bajo. Hingga saat ini, jenazah kedua turis asing tersebut dilaporkan masih tertahan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Keduanya merupakan korban kecelakaan saat berwisata di Air Terjun Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling. Pasangan ini jatuh dari jembatan gantung yang menjadi akses menuju lokasi wisata alam populer tersebut.
Status Terkini Jenazah Korban di RSUD Komodo
Aipda Fransiskus Jelahu, selaku Kasubsi Penmas Humas Polres Manggarai Barat, memberikan keterangan resmi pada Jumat (29/5). Ia mengonfirmasi bahwa jasad kedua WNA Austria tersebut masih berada di ruang jenazah RSUD Komodo.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa proses pemulangan belum bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. Sejauh ini, otoritas setempat masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari Kedutaan Besar Austria yang berada di Jakarta.
Hal senada diungkapkan oleh Charles Christian Mathaus, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo. Dirinya mengaku belum menerima informasi pasti mengenai jadwal pengiriman jenazah ke negara asal korban.
Informasi Mengenai Pihak yang Menangani Proses Pemulangan:
- Kedutaan Besar Austria: Bertanggung jawab atas koordinasi pemulangan warga negaranya dan komunikasi dengan pihak keluarga di Austria.
- RSUD Komodo: Fasilitas kesehatan yang saat ini mengurus penyimpanan sementara kedua jenazah hingga ada instruksi resmi.
- Polres Manggarai Barat: Pihak keamanan yang menangani proses investigasi kecelakaan dan membantu administrasi pemulangan.
- Kantor Imigrasi Labuan Bajo: Memantau status warga negara asing dan urusan keimigrasian terkait insiden tersebut.
Seluruh pihak berwenang di Labuan Bajo masih terus memantau perkembangan dan menunggu lampu hijau dari pihak keluarga melalui perwakilan kedutaan.
Kendala Koordinasi dengan Pihak Keluarga
Plt Direktur RSUD Komodo, Paulus Ndarung, menjelaskan bahwa kendala utama saat ini adalah proses konfirmasi dari pihak keluarga di Austria. Kedutaan Besar Austria belum memberikan kepastian karena masih menunggu kabar dari kerabat terdekat para korban.
Pihak rumah sakit telah menjalin komunikasi dengan kedutaan, namun semua langkah teknis bergantung pada persetujuan keluarga. Tanpa adanya izin tersebut, prosedur pengiriman jenazah ke luar negeri tidak dapat dilakukan.
Kronologi Kejadian dan Hasil Investigasi
Insiden maut ini terjadi pada 24 Mei lalu saat Jurgen dan Astrid sedang berjalan di atas jembatan gantung menuju air terjun. Jembatan setinggi kurang lebih 20 meter tersebut tiba-tiba ambruk dan membuat keduanya terjatuh.
Tim SAR telah melakukan proses evakuasi sejak hari kejadian untuk membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Berdasarkan penyelidikan pihak kepolisian, ditemukan fakta memprihatinkan mengenai kondisi infrastruktur di lokasi kejadian.
Fakta Investigasi Terkait Penyebab Kecelakaan:
| Faktor Investigasi | Detail Temuan Polisi |
|---|---|
| Ketinggian Jembatan | Kurang lebih 20 meter dari permukaan tanah/sungai. |
| Kondisi Fisik | Struktur jembatan sudah lapuk dan tidak layak untuk dilalui wisatawan. |
| Penyebab Utama | Jembatan ambruk karena tidak kuat menahan beban atau faktor usia material. |
| Lokasi Kejadian | Akses jembatan gantung menuju Air Terjun Cunca Wulang, Desa Cunca Wulang. |
Data di atas menunjukkan bahwa faktor keselamatan pada sarana wisata menjadi sorotan utama dalam insiden yang menewaskan pasangan turis tersebut. Penutupan atau perbaikan jalur wisata kemungkinan besar akan dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.