Tim Gabungan Berjibaku 8 Jam Padamkan Kebakaran Hutan di Mamuju

Tim Gabungan Berjibaku 8 Jam Padamkan Kebakaran Hutan di Mamuju
Foto: Ilustrasi Tim Gabungan Berjibaku 8 Jam Padamkan Kebakaran Hutan di Mamuju.

Tim gabungan di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, harus berjuang keras selama delapan jam demi menembus medan yang terjal untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan yang dipicu oleh musim kemarau panjang. Seperti dilansir dari Media Indonesia, proses pemadaman yang berlangsung dramatis ini dimulai sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari.

Peristiwa kebakaran tersebut awalnya dilaporkan oleh warga setempat di Dusun Lambagu, Desa Sumare, sekitar pukul 18.00 WITA. Kondisi vegetasi hutan yang sudah mengering secara ekstrem membuat kobaran api meluas dengan sangat cepat dan menghanguskan beberapa hektar lahan dalam waktu singkat.

Tim 2 Pemadam Kebakaran Provinsi Sulawesi Barat yang terjun ke lokasi menghadapi hambatan besar karena titik api utama berjarak satu kilometer dari jalan yang bisa dilalui kendaraan. Kondisi ini memaksa personel dari Damkar Mamuju, BPBD, Balai Darkarhut, beserta masyarakat sekitar harus memanggul alat pemadam sambil berjalan kaki melewati perbukitan dalam kondisi gelap gulita.

Langkah untuk mengisolasi penyebaran api dilakukan secara intensif di tengah embusan angin yang kering. Setelah melalui upaya yang berat, kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan secara total pada Jumat dini hari pukul 02.00 WITA tanpa adanya laporan korban jiwa.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Andi Juandi, memberikan peringatan keras kepada masyarakat sekitar.

"Jika menemukan tanda-tanda kebakaran, segera laporkan kepada pihak berwenang," kata Andi Juandi.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Provinsi Sulawesi Barat, Aksan Amrullah, juga menyampaikan pesan serupa mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat.

"Masyarakat harus berperan aktif dalam mengantisipasi potensi Karhutla di lingkungan masing-masing guna menjaga kelestarian ekosistem," ujar Aksan Amrullah.

Personel Tim 2 Damkar Provinsi saat ini telah kembali ke posko utama setelah memastikan seluruh area di Desa Sumare benar-benar aman dari sisa bara api.

Artikel terkait

Rekomendasi