Tim Gabungan Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Mentok Bangka Barat Terbaru 2026

Tim Gabungan Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Mentok Bangka Barat Terbaru 2026
Foto: Tim Gabungan Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Mentok Bangka Barat Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)

Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kelurahan Sungaidaeng, Kecamatan Mentok, berhasil dilakukan oleh tim gabungan Kabupaten Bangka Barat. Kerja sama yang solid antara petugas dan warga menjadi kunci utama api tidak meluas ke area pemukiman atau lahan yang lebih luas.

Iptu Yos Sudarso selaku Kasi Humas Polres Bangka Barat menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara personel kepolisian, BPBD, dan masyarakat setempat. Proses pemadaman berlangsung efektif berkat koordinasi cepat yang terjalin antar instansi terkait di lapangan.

Kronologi dan Penanganan Cepat di Lapangan

Laporan mengenai titik api pertama kali diterima pihak kepolisian melalui layanan darurat 110 pada Rabu sore sekitar pukul 15.15 WIB. Segera setelah menerima informasi dari warga, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi kebakaran untuk melakukan tindakan pemadaman.

Operasi pemadaman ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel SPKT, Satuan Samapta, piket fungsi Polres Bangka Barat, hingga petugas Pemadam Kebakaran dan BPBD Bangka Barat. Api akhirnya berhasil dijinakkan sepenuhnya sekitar pukul 16.15 WIB, atau hanya satu jam setelah laporan masuk.

Berdasarkan data yang dihimpun tim di lokasi kejadian, total area lahan yang hangus terbakar diperkirakan mencapai empat hektare. Beruntung, insiden ini tidak memakan korban jiwa maupun menyebabkan warga mengalami luka-luka.

Pemicu Kebakaran dan Langkah Antisipasi

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa kebakaran ini diduga kuat bermula dari kegiatan warga yang membakar sampah di sekitar lokasi. Api yang tidak terkendali kemudian merambat dengan cepat ke area lahan kering yang ada di sekitarnya.

Berikut adalah beberapa fakta penting terkait insiden karhutla di Sungaidaeng:

  • Luas Area: Lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar empat hektare.
  • Durasi Pemadaman: Tim gabungan membutuhkan waktu kurang lebih satu jam untuk memadamkan api.
  • Penyebab Utama: Diduga akibat pembakaran sampah yang merambat ke vegetasi kering.
  • Korban: Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Data tersebut menggambarkan betapa cepatnya api bisa menyebar di lahan kering hanya dalam waktu singkat. Hal ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran lahan di musim panas.

Imbauan Kepolisian untuk Masyarakat

Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Ia juga menekankan agar warga menghindari pembakaran sampah sembarangan, terutama saat cuaca panas ekstrem melanda.

Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, Kapolres telah menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas untuk lebih aktif memantau wilayah-wilayah yang masuk dalam kategori rawan kebakaran. Deteksi dini terhadap munculnya titik api menjadi prioritas utama guna melakukan mitigasi sebelum kebakaran meluas.

Masyarakat diminta untuk tidak ragu melapor apabila melihat adanya kepulan asap atau titik api di lingkungan sekitar melalui pusat panggilan 110. Partisipasi aktif warga dalam memberikan informasi sangat krusial agar petugas dapat segera melakukan penanganan sedini mungkin.

Artikel terkait

Rekomendasi