Rombongan perdana Tim Amirul Hajj Indonesia mendarat di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, pada Senin petang, 18 Mei 2026, untuk memastikan kelancaran pelayanan jemaah haji. Kehadiran delegasi ini bertujuan menjalankan misi pengendalian operasional serta diplomasi strategis dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, sebagaimana dilansir dari Nasional.
Kelompok terbang pertama yang tiba berasal dari Tim Hasyim Asy'ari di bawah pimpinan Wakil Amirul Hajj sekaligus Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak. Rombongan tersebut mendarat pada pukul 17.40 Waktu Arab Saudi (WAS) dengan didampingi oleh Jusuf Hamka, dan langsung disambut oleh para petugas haji di bandara.
Fungsi pengendalian dipersiapkan secara ketat agar seluruh rencana operasional, mulai dari transportasi hingga akomodasi, berjalan dengan presisi tinggi di lapangan. Evaluasi dari temuan tim di lapangan nantinya akan dijadikan landasan perbaikan untuk penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang.
"Nah, hari ini kami akan langsung melakukan kegiatan, nanti ada koordinasi-koordinasi," kata Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Amirul Hajj.
Tugas diplomasi luar negeri juga dibagi secara spesifik di antara para anggota tim guna mengurai kompleksitas pelayanan di tanah suci.
"Kami sudah berbagi tugas antara tim Amirul Hajj. Tiga tim ini disepakati berdasarkan perintah Pak Menteri nanti bertugas melakukan diplomasi berdasarkan tugasnya masing-masing, bidangnya masing-masing," ucap Dahnil Anzar Simanjuntak.
Langkah taktis diambil oleh tim koordinasi demi memitigasi potensi kendala yang dihadapi jemaah selama berada di Arab Saudi.
"Seperti nanti kalau ada masalah-masalah diplomasi, masalah-masalah penyelenggaraan terkait transportasi, itu tentu yang akan melakukan peran-peran diplomasi, peran-peran koreksi untuk memastikan kelancaran haji," ucap Dahnil Anzar Simanjuntak.
Dua kelompok kerja Amirul Hajj lainnya dijadwalkan menyusul ke Arab Saudi pada Selasa sore, 19 Mei 2026, pukul 17.40 WAS. Kelompok tersebut adalah tim KH Ahmad Dahlan yang dipimpin Menteri Haji dan Umrah RI Mohammad Irfan Yusuf, serta kelompok HOS Cokroaminoto yang dikomandoi Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.