Agen perjalanan daring PT Global Tiket Network atau Tiket.com mencatatkan pertumbuhan signifikan pada fitur tiket Green dengan mengidentifikasi lebih dari 2.500 akomodasi berkonsep berkelanjutan di Indonesia dan Asia Tenggara hingga kuartal I 2025. Capaian ini diumumkan pada Senin (14/4/2025) dalam acara kemitraan bersama Plataran di Jakarta.
Dilansir dari Investortrust, jumlah properti ramah lingkungan yang tergabung dalam platform tersebut meningkat pesat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berkisar seribu unit. Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan kesadaran para pemilik akomodasi terhadap pentingnya praktik pariwisata berkelanjutan atau sustainability tourism di kawasan regional.
"Tiket Green sendiri sekarang sudah bertumbuh, tahun lalu itu sekitar seribuan properti akomodasi. Sekarang itu ada 2.500 akomodasi yang kita sudah identifikasi yang hanya di Indonesia dan Asia Tenggara doang," ujar Gaery Undarsa, Co-Founder & Chief Marketing Officer Tiket.com.
Gaery menilai bahwa perluasan jumlah mitra akomodasi ini merupakan indikator keberhasilan edukasi yang dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan pemerintah. Dampak positif ini terlihat dari respon pasar yang semakin selektif dalam memilih tempat menginap.
"Kalau sebelumnya cuma seribuan, sekarang sudah 2.500. Berarti artinya apa? Berarti artinya edukasi yang berjalan di masyarakat, mau itu dari tiket.com, mau itu dari sosial media, mau itu dari Plataran, dan semua-semua yang dilakukan oleh pemerintah juga, itu ternyata ada working well dan ternyata hasilnya sudah baik," jelas Gaery.
Pemanfaatan teknologi menjadi strategi utama perusahaan untuk terus menyosialisasikan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan dalam sektor pariwisata. Gaery menekankan bahwa tren ini didorong kuat oleh pergeseran preferensi pada kelompok wisatawan dari generasi muda.
"Dan buktinya simple kok, buktinya adalah our young generation, mereka actually jauh lebih care mengenai sustainability dibandingin the previous generation," kata Gaery.
Fitur tiket Green sendiri resmi diperkenalkan pada 22 April 2024 bertepatan dengan Hari Bumi sebagai upaya kurasi akomodasi yang mengedepankan prinsip tanggung jawab lingkungan. Inovasi ini dirancang untuk mempermudah konsumen dalam merencanakan perjalanan yang minim dampak negatif terhadap alam.
"Kehadiran tiket Green sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan kemudahan kepada konsumen dalam merencanakan perjalanan dan petualangan yang lebih berkelanjutan. Kami mengajak masyarakat untuk ambil peran dan memulai dengan langkah-langkah kecil untuk mendukung perjalanan wisata yang lebih bertanggung jawab," ungkap Gaery.