PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) meluncurkan paket data 5G khusus dengan harga terjangkau untuk memperkuat ekosistem digital dalam ajang Digiland Run 2026 di Jakarta pada Selasa (5/5/2026). Langkah ini bertujuan meningkatkan pengalaman digital peserta sekaligus memperluas basis pelanggan baru.
Dilansir dari Teknologi, perusahaan menyediakan opsi paket 5 GB seharga Rp10.000 untuk masa aktif satu hari. Tersedia pula kuota lebih besar yakni 31 GB seharga Rp50.000 dengan masa berlaku selama tujuh hari khusus bagi pengguna di lokasi acara.
Direktur Sales Telkomsel Stanislaus Susatyo menjelaskan bahwa penawaran ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap loyalitas pelanggan. Inisiatif tersebut dirancang untuk mempermudah akses internet super cepat selama kegiatan berlangsung.
"Kami ingin menciptakan eksperimen yang terintegrasi antara gaya hidup, komunitas, dan ekosistem digital Telkomsel," kata Stanislaus, Direktur Sales Telkomsel.
Penegasan mengenai integrasi layanan ini disampaikan dalam konferensi pers yang menandai kesiapan infrastruktur telekomunikasi perusahaan. Telkomsel sendiri menargetkan perluasan jaringan 5G secara bertahap di 107 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia pada tahun ini.
Selain konektivitas, identitas visual baru bertajuk "5G Powered by AI" diperkenalkan untuk menunjukkan arah inovasi perusahaan. Direktur Marketing Telkomsel Lionel Chng menekankan pentingnya kecerdasan buatan sebagai fondasi layanan kedepannya.
"Kami ingin menghidupkan pengalaman digital bagi pelanggan maupun pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM)," ujar Lionel Chng, Direktur Marketing Telkomsel.
Pemanfaatan teknologi tersebut sejalan dengan visi perusahaan dalam menggabungkan aktivitas fisik komunitas dengan kemajuan digital. Telkomsel juga telah menyiapkan kapasitas jaringan tambahan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) untuk mengantisipasi lonjakan trafik data.
Manajemen memproyeksikan kehadiran 50.000 orang dalam ajang tersebut, termasuk 12.500 peserta lari beserta pendamping mereka. Momentum ini dimanfaatkan sebagai sarana uji beban jaringan atau stress test untuk memastikan layanan tetap stabil di area berkepadatan tinggi.
Dukungan terhadap ekonomi digital juga diterapkan melalui kewajiban transaksi nontunai bagi seluruh UMKM di area kegiatan. Pengunjung diwajibkan menggunakan metode pembayaran cashless melalui pemindaian kode QR di setiap stan yang tersedia.