Ketua DPD RI Sultan Najamuddin menilai kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Pulau Miangas pada Sabtu (9/5/2026) sebagai sinyal positif bagi percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan. Kehadiran kepala negara di wilayah terluar Indonesia tersebut dipandang sebagai bentuk dukungan terhadap payung hukum pembangunan wilayah kepulauan.
Sultan menyatakan bahwa usulan regulasi tersebut telah diperjuangkan selama lebih dari satu dekade. Dilansir dari Nasional, pihak DPD RI kini sedang mengintensifkan pembahasan RUU tersebut bersama jajaran pemerintah dan DPR RI guna memenuhi kebutuhan hukum pembangunan di daerah kepulauan.
ÔÇ£Kunjungan Presiden Prabowo ke Pulau Miangas menjadi pertanda baik bagi proses penyusunan RUU Daerah Kepulauan. Kami harap RUU ini segera disahkan menjadi UU oleh DPR, karena telah diusulkan sejak belasan tahun lalu,ÔÇØ kata Sultan, dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).
Sultan menekankan pentingnya perhatian khusus negara terhadap jutaan penduduk yang mendiami puluhan gugusan pulau di seluruh wilayah Indonesia. Menurutnya, kebijakan yang inklusif sangat diperlukan agar pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pesisir dapat terencana secara komprehensif.
ÔÇ£Kita membutuhkan RUU Daerah Kepulauan sebagai sebuah kebijakan yang inklusif dan berwawasan kepulauan. Dengan demikian kepentingan masyarakat daerah kepulauan terhadap kebutuhan dasar dapat diperhatikan secara terencana dan menyeluruh,ÔÇØ ujar Sultan, Ketua DPD RI.
Apresiasi juga diberikan Sultan atas langkah nyata Presiden yang melihat langsung kondisi sosial masyarakat di garda terdepan Indonesia. Wilayah terluar dan tertinggal dianggap sebagai representasi wajah Indonesia di mata negara-negara tetangga anggota ASEAN.
ÔÇ£Presiden memiliki komitmen yang luar biasa terhadap pembangunan infrastruktur dasar masyarakat daerah kepulauan. Daerah-daerah terdepan dan terluar yang notabene adalah Daerah Kepulauan membutuhkan perhatian lebih dari negara,ÔÇØ ujar Sultan, Ketua DPD RI.
Dalam kunjungannya ke Miangas, Talaud, Sulawesi Utara, Presiden Prabowo Subianto mencatatkan dirinya sebagai presiden kedua yang menginjakkan kaki di pulau tersebut setelah era Presiden Joko Widodo. Prabowo berdialog langsung dengan warga setempat untuk menyerap aspirasi pembangunan fasilitas publik.
ÔÇ£Kita bersyukur, saya presiden kedua yang sudah ke Miangas, Pak Jokowi sudah sebelumnya,ÔÇØ kata Prabowo, saat bertemu dengan warga Miangas di SMK 2 Talaud.
Presiden mengungkapkan komitmennya untuk melanjutkan pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun sebelumnya, termasuk bandara dan pusat kesehatan. Prabowo juga menyoroti kondisi fasilitas kesehatan di daerah terpencil yang memerlukan perbaikan segera.
ÔÇ£Menkes tadi bisik-bisik ke saya tadi, Pak sekian tahun sejak zaman Pak Harto (Presiden ke-2 RI Soeharto) puskesmas belum pernah diperbaiki. Kita perbaiki semua puskesmas di Indonesia segera,ÔÇØ ujar Prabowo, Presiden RI.
Selain sektor kesehatan, kepala negara menargetkan perbaikan masif di sektor pendidikan nasional. Program renovasi sekolah tersebut direncanakan akan berlangsung secara bertahap dalam beberapa tahun anggaran mendatang.
ÔÇ£Semua sekolah akan kita renovasi juga. Tahun ini dan 2-3 tahun ke depan semua sekolah di Indonesia akan kita renovasi,ÔÇØ ucap Prabowo, Presiden RI.