Sebanyak 26.340 penumpang tercatat menggunakan layanan kereta api di Stasiun Tegal selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus sejak 14 hingga 17 Mei 2026. Pergerakan masyarakat yang melonjak signifikan ini dilaporkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang.
Data akumulatif dari hari Rabu (13/5) sampai Minggu (17/5) pukul 07.00 WIB menunjukkan bahwa stasiun tersebut telah melayani 13.038 penumpang keberangkatan dan 13.302 penumpang kedatangan, dilansir dari Media Indonesia. Puncak kepadatan pemudik terjadi pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan total volume mencapai 6.167 penumpang yang terdiri atas 3.297 orang naik dan 2.870 orang turun.
Pihak manajemen menyatakan bahwa peningkatan jumlah pelanggan ini memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia transportasi publik massal yang diandalkan masyarakat. Langkah operasional terus dioptimalkan demi menjaga ketepatan waktu perjalanan, kenyamanan, serta keselamatan di seluruh wilayah kerja.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pelanggan yang memilih moda transportasi kereta api sepanjang masa liburan tersebut.
"Tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api pada libur panjang Kenaikan Yesus Kristus menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama karena aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas dari kemacetan," ujar Luqman, Minggu (17/5).
Perusahaan juga mencatat beberapa armada kereta api jarak jauh yang menjadi pilihan utama masyarakat, meliputi KA Kaligung, KA Kamandaka, KA Joglosemarkerto, dan KA Menoreh. Beberapa wilayah perkotaan yang menjadi destinasi paling banyak dituju oleh penumpang dari Tegal meliputi Jakarta, Surabaya, Solo, serta Purwokerto.
| No | Kota Tujuan | Stasiun Utama |
|---|---|---|
| 1 | Jakarta | Pasar Senen & Gambir |
| 2 | Surabaya | Surabaya Pasar Turi |
| 3 | Solo | Solo Balapan |
| 4 | Purwokerto | Purwokerto |
Masyarakat diimbau untuk menyusun rencana perjalanan lebih awal melalui kanal pembelian tiket resmi seperti Access by KAI atau situs kai.id. Pelanggan diharapkan mengantisipasi keterlambatan dengan tiba di stasiun lebih awal, memeriksa jadwal kembalinya kereta, serta menjaga barang bawaan masing-masing selama perjalanan berlangsung.
"KAI terus berkomitmen menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Dengan dukungan seluruh petugas operasional yang siaga penuh, kami memastikan perjalanan pelanggan berlangsung selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu," pungkas Luqman.