Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengundang sejumlah purnawirawan dan perwira tinggi aktif TNI untuk berkumpul di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Jumat (24/4/2026). Pertemuan yang berlangsung tertutup sejak pukul 09.24 WIB tersebut diagendakan sebagai ajang silaturahmi antara Menhan dengan para senior militer.
Sejumlah tokoh besar terpantau hadir di lokasi pertemuan tepatnya di Aulia Bhinneka Tunggal Ika sejak pagi hari. Berdasarkan laporan dari Nasional, deretan mantan Panglima ABRI dan Panglima TNI tampak memasuki area gedung secara berurutan guna memenuhi undangan tersebut.
Mantan Panglima ABRI Jenderal Wiranto menjadi salah satu tokoh yang tiba paling awal di lokasi sekitar pukul 08.50 WIB. Kehadiran Wiranto kemudian disusul oleh mantan Panglima TNI lainnya, termasuk Laksamana Yudo Margono dan Laksamana Agus Suhartono yang tiba tidak lama berselang.
Tokoh militer lainnya yang turut hadir dalam pertemuan ini adalah mantan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman serta mantan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Selain itu, terlihat pula mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan mantan Danjen Kopassus Jenderal Agum Gumelar yang memasuki ruang pertemuan.
Selain unsur purnawirawan, pertemuan ini juga dihadiri oleh pejabat aktif di lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir bersama Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita untuk mengikuti rangkaian acara silaturahmi tersebut.
Pimpinan dari tiga matra TNI juga tampak hadir di lokasi, yakni KSAL Laksamana Muhammad Ali dan KSAU Marsekal Tonny Harjono yang datang secara bersamaan. Sementara itu, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak dilaporkan tiba di Kantor Kementerian Pertahanan setelah rekan-rekannya masuk lebih dulu.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago juga terpantau hadir di tengah para jenderal tersebut. Hingga berita ini diturunkan, materi teknis yang dibahas dalam diskusi tertutup antara Menteri Pertahanan dan para perwira tersebut masih belum diungkapkan kepada publik.