Maskapai Singapore Airlines bersiap melakukan terobosan besar dalam layanan konektivitas udara dengan menggandeng teknologi satelit Starlink. Layanan internet super cepat ini dijadwalkan mulai tersedia bagi penumpang pada awal tahun 2027 mendatang.
Seperti dikutip dari Detik Travel, penggunaan teknologi Starlink akan memungkinkan aktivitas berat dilakukan di dalam kabin. Penumpang nantinya bisa menikmati layanan streaming video, bermain game daring, hingga mengunggah konten media sosial tanpa kendala latensi.
Laporan dari VNExpress menyebutkan bahwa implementasi Wi-Fi berbasis satelit orbit rendah (Low Earth Orbit/LEO) ini dilakukan secara bertahap mulai kuartal pertama 2027. Sistem ini menawarkan stabilitas yang jauh lebih unggul dibandingkan layanan satelit konvensional yang digunakan saat ini.
Fasilitas internet kencang ini rencananya akan dipasang pada beberapa tipe armada utama milik maskapai. Pesawat yang menjadi prioritas mencakup Airbus A350 varian jarak jauh (long-haul) serta ultra-long-range, hingga pesawat raksasa Airbus A380.
Proses integrasi perangkat keras Starlink ke dalam armada tersebut akan dilakukan dalam beberapa fase. Manajemen menargetkan seluruh proses pemasangan pada unit pesawat yang ditentukan akan rampung sepenuhnya pada tahun 2029.
Kehadiran Starlink diharapkan mampu memberikan pengalaman koneksi yang tanpa putus (seamless) sejak pesawat lepas landas hingga kembali mendarat. Hal ini menjadi pembeda signifikan dari teknologi Wi-Fi pesawat lama yang sering kali tidak mendukung aplikasi populer seperti YouTube atau Netflix.
Layanan Gratis untuk Penumpang KrisFlyer
Mengenai skema biaya, informasi dari Onemmileatatime.com memberikan sinyal positif bagi para pelancong. Layanan internet berkecepatan tinggi ini direncanakan tersedia tanpa biaya tambahan bagi sebagian besar penumpang di dalam pesawat.
Akses gratis tersebut kabarnya akan diprioritaskan untuk penumpang di kelas premium serta anggota program loyalitas KrisFlyer. Langkah ini diambil guna mengikuti standar global di mana akses Wi-Fi mulai dianggap sebagai fasilitas dasar demi kenyamanan pelanggan di udara.
Starlink menggunakan jaringan ribuan satelit kecil di orbit rendah bumi yang memungkinkannya mengirimkan data dengan kecepatan tinggi. Keunggulan ini tetap terjaga meski pesawat sedang melintasi area terpencil seperti hamparan samudra luas yang biasanya sulit dijangkau satelit biasa.
Rencana besar Singapore Airlines ini diprediksi akan menjadi pengubah permainan (game changer) dalam persaingan industri penerbangan global. Waktu terbang tidak lagi menjadi periode tanpa koneksi, melainkan tetap bisa dimanfaatkan secara produktif atau untuk hiburan berkualitas tanpa gangguan.