Pelaksanaan puncak wukuf di Arafah menyisakan cerita menarik mengenai sinergi di lapangan, seperti dilansir dari Detikcom. Menteri Haji dan Umrah RI (Menhaj) Mochammad Irfan Jusuf sempat berkeliling ke tenda-tenda jemaah haji.
Sosok yang akrab disapa Gus Irfan tersebut menyempatkan diri berkunjung ke tenda Tim Pengawas Haji Dewan Perwakilan Rakyat (Timwas DPR) di Arafah, Arab Saudi. Kedatangan Menhaj terjadi pada Selasa (26/5) pukul 17.00 Waktu Arab Saudi ke Maktab Timwas DPR Nomor 51.
Kehadiran Gus Irfan disambut hangat oleh para anggota Timwas Haji DPR yang saat itu sedang beristirahat di luar tenda, di antaranya Saan Mustofa dan Syarief Abdullah Alkadrie. Kunjungan di tenda Timwas Haji DPR tersebut terbilang singkat, hanya sekitar 5 menit.
Gus Irfan sempat berbagi catatan kepada wartawan setelah memantau langsung tenda-tenda jemaah yang melaksanakan wukuf. Ia mengakui bahwa penyelenggaraan haji oleh Kementerian Haji dan Umrah tahun ini memang belum sempurna, namun sebagian besar jemaah merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan.
"Mudah-mudahan tahun depan akan lebih baik lagi," kata Gus Irfan.
Hingga wukuf selesai, Gus Irfan menyatakan belum ada kasus atau kejadian luar biasa yang mengganggu jalannya ibadah di Arafah.
"Belum ada laporan yang signifikan. Kalau yang sakit-sakit tadi ada, pernafasan. Tapi secara umum baik," ujarnya.
Terkait pergerakan jemaah dari Arafah menuju Mudzalifah, Gus Irfan memastikan pihaknya telah menyiapkan skema matang yang polanya mengacu pada kesuksesan pengaturan mobilitas jemaah dari Makkah ke Arafah sebelumnya.
Kelancaran fase Arafah ini pun mendapat lampu hijau dari parlemen. Pada pagi hari saat wukuf berlangsung, anggota Timwas Haji DPR Abdul Wachid mengapresiasi proses pendorongan jemaah. Terbukti pada Selasa (26/5) pukul 08.30 WAS, 100 persen jemaah haji Indonesia dilaporkan sudah sukses menempati tenda di Arafah dengan lancar.