Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Ibu Hamil dan Balita

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Ibu Hamil dan Balita
Foto: Ilustrasi Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Ibu Hamil dan Balita.

Ratusan penduduk di Desa Tayr Debba, Lebanon Selatan, berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir bagi seorang ibu hamil dan putri balitanya yang tewas dalam serangan udara Israel. Dilansir dari Kompas, serangan tersebut merenggut nyawa Mila Zayyat yang baru berusia empat tahun dan ibunya, Ruqaya Zidan.

Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi sang ayah yang harus kehilangan istri, anak, sekaligus calon bayi yang masih dalam kandungan secara bersamaan. Ia terlihat menggendong sendiri jenazah putri kecilnya di tengah kerumunan pelayat yang terus memanjatkan doa selama prosesi pemakaman berlangsung.

Pusat Operasi Darurat Kesehatan Lebanon memberikan laporan resmi mengenai dampak kerusakan akibat agresi militer tersebut. Lembaga itu mencatat bahwa serangan udara yang menyasar Desa Tayr Debba secara keseluruhan telah mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan menyebabkan 11 warga lainnya mengalami luka-luka.

Pihak kerabat korban menyampaikan keberatan dan kecaman keras atas tindakan militer yang dilakukan oleh pasukan Israel. Mereka melayangkan tuduhan bahwa tentara Israel secara sengaja menjadikan anak-anak di bawah umur sebagai target serangan dalam operasi udara tersebut.

Di sisi lain, pihak militer Israel memberikan pernyataan mengenai landasan operasional dari aksi pengeboman tersebut. Militer Israel mengeklaim bahwa serangan udara dilakukan terhadap sejumlah titik yang diidentifikasi sebagai posisi Hizbullah di wilayah Lebanon Selatan.

Sasaran yang dihancurkan dalam operasi tersebut diklaim mencakup berbagai fasilitas militer strategis. Tentara Israel menyatakan telah melumpuhkan landasan peluncuran, tempat penyimpanan senjata, serta instalasi militer lainnya yang tersebar di wilayah perbatasan tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi