Semen Indonesia Perluas Ekspansi Ekspor ke Reunion Island

Semen Indonesia Perluas Ekspansi Ekspor ke Reunion Island
Foto: Ilustrasi Semen Indonesia Perluas Ekspansi Ekspor ke Reunion Island.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG resmi memperluas jangkauan pasar ekspornya ke kawasan Eropa melalui pengiriman perdana ke Reunion Island pada Rabu (6/5/2026). Perusahaan melakukan pengapalan sebanyak 11.275 metrik ton semen melalui Pelabuhan Teluk Bayur yang dikelola oleh PT Semen Padang.

Langkah ini diambil untuk memperkuat penetrasi produk konstruksi nasional di kancah internasional setelah sebelumnya berhasil menembus pasar Afrika. Dilansir dari Money, total volume yang dijadwalkan untuk dikirim ke wilayah kedaulatan Prancis tersebut mencapai 31.500 metrik ton selama periode Mei hingga Juli 2026.

Direktur Utama Semen Indonesia Indrieffouny Indra menjelaskan bahwa penggunaan produk ramah lingkungan menjadi nilai tawar utama dalam persaingan global kali ini. Produk yang dikirimkan merupakan semen tipe CEM I 52.5 N yang telah mengantongi sertifikasi khusus untuk pasar Benua Biru.

ÔÇ£Inisiatif SIG untuk menghadirkan semen hijau yang ramah lingkungan menjadi competitive advantage bagi perusahaan. Semen dengan type CEM I 52.5 N produksi SIG yang diekspor ke Reunion Island berhasil mendapatkan CE (Conformit├® Europ├®enne) Marking yang merupakan tanda wajib untuk menunjukkan produk telah memenuhi standar keselamatan, kesehatan, dan perlindungan lingkungan yang ditetapkan Uni Eropa,ÔÇØ kata Indra dalam keterangan tertulis, Rabu (6/5/2026).

Kepemilikan CE Marking menjadi prasyarat krusial agar material bangunan dapat dipasarkan secara legal di wilayah Uni Eropa. Reunion Island sendiri dipandang sebagai pasar strategis karena sedang mengalami peningkatan kebutuhan pembangunan infrastruktur yang cukup masif.

Indra juga menekankan pentingnya optimalisasi kapasitas produksi pabrik melalui pemanfaatan celah pasar di mancanegara guna mendukung pertumbuhan kinerja perusahaan secara berkelanjutan.

ÔÇ£Di samping memperkuat pasar domestik, SIG juga terus memaksimalkan potensi pasar global untuk meningkatkan utilitas dan pertumbuhan kinerja, serta menunjukkan kualitas produk SIG yang ramah lingkungan untuk berkontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di berbagai negara,ÔÇØ tambah Indra.

Selain mengirimkan semen, manajemen SIG juga sedang menjajaki distribusi material konstruksi lainnya ke wilayah tersebut. Strategi ini dijalankan melalui kolaborasi dengan mitra strategis untuk memastikan ketersediaan produk konstruksi rendah emisi karbon.

"Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi kemitraan jangka panjang yang mendukung penyediaan material konstruksi berkualitas untuk pembangunan berkelanjutan di Reunion Island," tutup Indra.

Artikel terkait

Rekomendasi