Kementerian Kesehatan Arab Saudi mewajibkan vaksin meningitis bagi seluruh petugas yang terlibat dalam operasional Haji 2026 sebelum memulai tugas di lapangan. Langkah ini diambil sebagai strategi memperkuat sistem pencegahan penyakit menular di tengah mobilitas jutaan jemaah dari berbagai negara di Makkah dan Madinah.
Kebijakan tersebut menyasar seluruh elemen petugas, mulai dari tenaga kesehatan, personel keamanan, hingga pendukung operasional lainnya, sebagaimana dilansir dari Cahaya. Ketentuan ini bertujuan meminimalisir risiko penyebaran infeksi pada kawasan dengan kepadatan aktivitas yang sangat tinggi.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Abdulaziz Abdulbaqi menegaskan bahwa setiap petugas harus mendapatkan vaksin setidaknya sepuluh hari sebelum masa tugas dimulai. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan tubuh telah membentuk kekebalan yang optimal terhadap infeksi sebelum berinteraksi dengan jemaah.
"Vaksin ini meningkatkan keselamatan petugas dan jemaah, mengurangi risiko penularan infeksi, serta memberikan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat," ujar Abdulaziz Abdulbaqi, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi.
Pemerintah Arab Saudi menjelaskan bahwa vaksin meningitis yang digunakan memberikan masa perlindungan hingga lima tahun. Oleh karena itu, personel yang telah divaksinasi dalam kurun waktu tersebut tidak perlu melakukan penyuntikan ulang selama status perlindungannya masih berlaku.
Otoritas kesehatan juga mengintegrasikan kebijakan ini dengan sistem digital melalui aplikasi Sehhaty untuk mengatur jadwal vaksinasi. Platform tersebut memudahkan pendaftaran dan penjadwalan bagi petugas agar tidak perlu mengantre di fasilitas kesehatan fisik secara konvensional.
Layanan vaksinasi disediakan secara luas di pusat kesehatan primer serta fasilitas internal institusi keamanan, militer, dan universitas yang menugaskan personelnya. Digitalisasi ini merupakan bagian dari transformasi besar Saudi Vision 2030 yang menempatkan sektor kesehatan sebagai pilar utama pembangunan nasional.
Selain meningitis, pemerintah Saudi juga mengimbau petugas untuk melengkapi vaksinasi influenza musiman dan vaksin COVID-19 dosis terbaru. Upaya ini dilakukan untuk menghadapi tantangan kesehatan global dalam kegiatan massal yang melibatkan interaksi lintas negara dalam skala besar.