Otoritas Keamanan Haji Arab Saudi menangkap lima warga negara Afghanistan yang berupaya memasuki Kota Suci Makkah secara ilegal melalui jalur gurun pada Kamis (7/5/2026). Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya pengetatan pengawasan menjelang puncak musim haji 1447 Hijriah demi memastikan ketertiban sesuai regulasi kerajaan.
Sebagaimana dilansir dari Cahaya, para pelaku yang berstatus penduduk di Arab Saudi tersebut terdeteksi oleh aparat saat berjalan kaki di area padang pasir tanpa dokumen izin haji resmi. Langkah hukum segera dilakukan terhadap para pelanggar sesuai aturan ketat yang berlaku selama periode operasional haji tahun ini.
Insiden serupa juga tercatat pada pekan sebelumnya di mana aparat mengamankan satu warga lokal serta empat warga asing asal Mesir dan Yaman. Mereka juga berupaya menghindari pos pemeriksaan resmi dengan memanfaatkan jalur terpencil yang berisiko tinggi akibat cuaca ekstrem dan minimnya akses bantuan medis.
Pengawasan akses masuk ke Makkah kini diperkuat melalui integrasi teknologi modern seperti kamera pintar, sistem identifikasi digital, dan penggunaan drone. Langkah ini sejalan dengan program Saudi Vision 2030 yang bertujuan meningkatkan kualitas manajemen mobilitas jutaan jemaah di ruang terbatas seperti Mina, Arafah, dan Muzdalifah.
Pihak Keamanan Publik Saudi mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap bentuk pelanggaran melalui layanan darurat 911 untuk wilayah Makkah, Madinah, Riyadh, dan Provinsi Timur. Otoritas menegaskan bahwa kewajiban izin haji bertujuan untuk mengendalikan kapasitas layanan guna mencegah risiko kecelakaan dan gangguan kesehatan bagi seluruh tamu Allah.