Imigrasi Bandara Soetta Bentuk Satgas Khusus Awasi Haji 2026

Imigrasi Bandara Soetta Bentuk Satgas Khusus Awasi Haji 2026
Foto: Ilustrasi Imigrasi Bandara Soetta Bentuk Satgas Khusus Awasi Haji 2026.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta membentuk satuan tugas khusus untuk memperketat pengawasan keberangkatan jemaah haji pada Sabtu (18/4/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi terhadap potensi pelanggaran keimigrasian, terutama terkait penyalahgunaan dokumen perjalanan selama musim haji tahun ini.

Pihak otoritas bandara di Tangerang, Banten, melakukan evaluasi mendalam berdasarkan pelaksanaan tahun sebelumnya untuk merancang strategi pengawasan. Dilansir dari Detikcom, pembentukan tim lintas bidang ini bertujuan memastikan seluruh prosedur keimigrasian berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika, menjelaskan bahwa persiapan teknis telah dimatangkan melalui pembentukan tim tersebut.

"Persiapan sudah kami siapkan. Kami belajar dari tahun lalu dan kami telah bentuk tim satgas khusus," ungkap Galih Priya Kartika.

Dalam pelaksanaannya, Imigrasi membangun koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait, termasuk kepolisian dan otoritas bandara (otban). Keberadaan posko terpadu di area Bandara Soekarno-Hatta juga menjadi bagian dari infrastruktur pendukung selama periode keberangkatan.

"Sebagai antisipasi, tim satgas lintas bidang sudah dibentuk, kami juga berkomunikasi dengan otban dan polres," katanya.

Penugasan satgas ini dirancang untuk menutup celah penyalahgunaan visa haji yang kerap menjadi kendala dalam pelaksanaan ibadah tahunan tersebut. Berdasarkan data tahun 2025, tercatat sekitar 1.300 calon jemaah terpaksa ditunda keberangkatannya akibat permasalahan dokumen visa.

"Fokus satgas itu punya tugas menyiapkan pelaksanaan haji dengan baik. Selain itu, juga melakukan antisipasi penyalahgunaan visa," tegas Galih.

Inovasi lain yang diterapkan adalah sistem clearance di lokasi embarkasi seperti Pondok Gede, Bekasi, dan Cipondok. Petugas akan dilengkapi dengan perangkat portabel untuk melakukan verifikasi dokumen dan pemberian stempel keberangkatan secara langsung di titik kumpul jemaah.

"Stempel keberangkatan nanti akan dilakukan di embarkasi. Maka saat itu Bandara Soetta nanti proses keberangkatan haji jadi lebih cepat," ujar Galih.

Pada musim haji 2026 ini, volume pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan akan mencapai puluhan ribu orang.

"Pada musim haji tahun ini, diperkirakan sebanyak 35.285 calon jemaah akan melintas melalui Bandara Soetta. Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, Imigrasi berharap pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lebih tertib, aman dan lancar," tandas Galih.

Artikel terkait

Rekomendasi