Russian House Jakarta melaksanakan aksi penanaman 100 bibit mangrove di Kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk, Jakarta Utara, pada Minggu (10/5/2026). Dilansir dari Lestari, kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye internasional 'Garden of Memory' untuk memperingati ke-81 kemenangan Rusia melawan Nazi Jerman.
Kolaborasi dalam program restorasi pesisir ini melibatkan organisasi GenB Indonesia dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Langkah ini mengintegrasikan peringatan sejarah dengan upaya pelestarian lingkungan guna menciptakan benteng hidup bagi ekosistem bumi di tengah tantangan iklim global.
Director of Russian House Jakarta, Nikita S. Shilikov, menekankan bahwa aktivitas menanam ini menjadi simbol solidaritas antarbangsa dalam merespons krisis lingkungan saat ini.
"Menanam dan menumbuhkan saat merupakan simbol persatuan internasional dalam menghadapi tantangan global. Sama seperti leluhur kita dahulu berdiri bersama melawan ancaman kehancuran, hari ini, kami pun harus berdiri bersama melawan ancaman perubahan iklim dan krisis lingkungan," ujar Nikita S. Shilikov, Director of Russian House Jakarta.
Duta Besar Federasi Rusia untuk Republik Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, memberikan catatan sejarah mengenai signifikansi kemenangan Uni Soviet di masa lalu bagi kemerdekaan berbagai bangsa. Ia menghubungkan nilai perdamaian tersebut dengan tanggung jawab menjaga kelestarian planet melalui penanaman pohon.
"Jadi, tidak hanya memikirkan perdamaian dan kerja sama, tetapi juga memikirkan planet hijau kita dan berusaha untuk menjaganya, termasuk dengan menanam sebanyak mungkin jenis pohon," tutur Sergei Gennadievich Tolchenov, Ambassador Extraordinary and Plenipotentiary of the Russian Federation to the Republic of Indonesia.
National Chairperson GenB Indonesia, Ilham Maulana, menyatakan bahwa penghormatan terhadap para pejuang masa lalu harus diwujudkan dengan menjaga keberlangsungan hidup bagi generasi masa depan.
"Hari ini, perjuangan kita adalah untuk bumi ini, untuk generasi mendatang. Perjuangan kita ada di sini, di hutan ini, dengan setiap bibit mangrove yang kita tanam. Kami memahami bahwa melindungi masa depan Jakarta tidak terpisahkan dari melindungi iklim kita," ucap Ilham Maulana, National Chairperson GenB Indonesia.
Kepala Bidang Kehutanan Pemprov DKI Jakarta, Romy Sidharta, menilai inisiatif ini sebagai bentuk diplomasi hijau yang memberikan dampak konkret bagi masyarakat. Kawasan Angke Kapuk dipilih karena fungsi strategis mangrove sebagai pelindung alami dari abrasi di pesisir Jakarta.
"Melalui kampanye internasional Garden of Memory, semangat mengenang perjuangan dan mengenang generasi terdahulu diterjemahkan menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat bagi generasi mendatang. Jakarta merasa terhormat dapat menjadi bagian dari gerakan global tersebut," ujar Romy Sidharta, Kepala Bidang Kehutanan Pemprov DKI Jakarta.
Spesies bakau kurap atau Rhizophora mucronata dipilih sebagai komoditas tanam karena memiliki karakteristik fisik yang sesuai dengan medan di lokasi tersebut. Petugas dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Pemprov DKI Jakarta menjelaskan keunggulan akar spesies ini dalam mencengkeram tanah di area yang dekat dengan laut.
"Jadi, jenis yang untuk ditanam di sini karena lokasinya dekat ke laut, maka ditanamnya yang bibitnya besar atau pohonnya besar, Rhizophora mucronata," ujar petugas dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Pemprov DKI Jakarta.