Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan sebesar 0,48 persen atau turun 84 poin ke level Rp17.498 pada pembukaan perdagangan Selasa (12/5/2026). Penurunan mata uang Garuda ini terjadi saat indeks dolar AS terpantau menguat 0,16 persen ke posisi 98,11 hingga pukul 09.15 WIB.
Kondisi pasar uang pada hari ini melanjutkan tren negatif dari perdagangan Senin (11/5/2026), di mana rupiah ditutup terkoreksi 32 poin ke angka Rp17.414 per dolar AS. Dilansir dari Finansial, pergerakan nilai tukar saat ini dipengaruhi oleh faktor geopolitik global serta sentimen ekonomi domestik yang masih fluktuatif.
Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memproyeksikan pergerakan rupiah akan berada pada rentang Rp17.410 hingga Rp17.460 per dolar AS. Ibrahim menjelaskan bahwa penguatan dolar AS didorong oleh eskalasi ketegangan antara AS dan Iran setelah penolakan proposal perdamaian oleh Donald Trump.
"Komentar tersebut meningkatkan risiko geopolitik. Fokus pasar tetap tertuju pada Selat Hormuz yang sebagian besar masih tertutup sejak konflik dimulai," kata Ibrahim.
Meskipun tekanan eksternal cukup kuat, indikator ekonomi dalam negeri menunjukkan tren positif melalui kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK). Ibrahim mencatat IKK meningkat tipis dari level 122,9 pada Maret 2026 menjadi 123,0 yang ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE).
"Terjaganya keyakinan konsumen didorong oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini [IKE] yang naik ke level 116,5, mencerminkan optimisme masyarakat terhadap ketersediaan lapangan kerja dan daya beli," ujarnya.
Sejumlah perbankan nasional turut menyesuaikan nilai tukar dolar AS mereka pada perdagangan hari ini. Berikut adalah rincian kurs jual dan beli di beberapa bank besar per Selasa (12/5/2026):
| Nama Bank | Jenis Kurs | Harga Beli (Rp) | Harga Jual (Rp) |
|---|---|---|---|
| BCA | e-rate | 17.505 | 17.525 |
| BCA | TT Counter | 17.360 | 17.660 |
| BRI | e-rate | 17.501 | 17.528 |
| BRI | TT Counter | 17.415 | 17.615 |
| Bank Mandiri | Special Rate | 17.480 | 17.520 |
| Bank Mandiri | TT Counter | 17.260 | 17.560 |
| BNI | Special Rates | 17.493 | 17.523 |
| BNI | TT Counter | 17.460 | 17.520 |
Data dari PT Bank Central Asia Tbk. menunjukkan harga e-rate diambil pada pukul 10.12 WIB, sementara Bank Mandiri memperbarui kurs special rate lebih awal pada pukul 09.07 WIB. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. mematok kurs e-rate dan special rate di kisaran Rp17.493 hingga Rp17.501 untuk posisi beli.