Robert Kiyosaki Borong Bitcoin Lagi dan Prediksi Target Harga 2026

Robert Kiyosaki Borong Bitcoin Lagi dan Prediksi Target Harga 2026
Foto: Ilustrasi Robert Kiyosaki Borong Bitcoin Lagi dan Prediksi Target Harga 2026.

Penulis buku finansial legendaris "Rich Dad Poor Dad," Robert Kiyosaki, menunjukkan sikap optimistis yang kuat terhadap masa depan Bitcoin di tengah kondisi pasar yang mengalami penurunan. Pandangan positif ini tetap dipertahankan meskipun volatilitas sedang membayangi industri kripto.

Krisis yang terjadi saat ini dinilai oleh Robert Kiyosaki sebagai sebuah fenomena temporer yang muncul bersamaan dengan pergeseran sistem moneter global secara masif. Tulisan-tulisan Robert Kiyosaki mengenai edukasi keuangan sendiri telah dikenal luas secara global selama beberapa dekade dan diterjemahkan ke puluhan bahasa.

Sikap optimistis menghadapi penurunan pasar ini disampaikan melalui media sosial, seperti yang dikutip dari Personalfinance. Robert Kiyosaki menegaskan strategi investasinya untuk terus mengumpulkan aset digital tersebut di masa mendatang.

"Saya akan membeli lebih banyak Bitcoin saat krisis berakhir. Hanya ada 21 juta Bitcoin."

Koreksi harga yang sedang melanda pasar kripto saat ini dipandang sebagai indikasi dari runtuhnya gelembung ekonomi global. Fenomena penurunan ini dianalisis terjadi karena dinamika likuiditas yang sedang melanda berbagai belahan dunia.

"Bitcoin sedang jatuh: 'Gelembung segalanya' sedang pecah."

"Penyebab semua pasar jatuh adalah dunia sedang membutuhkan uang tunai," katanya.

Robert Kiyosaki memilih untuk menahan aset yang dimilikinya dengan sabar daripada melakukan aksi jual di tengah kepanikan pasar. Keputusan ini didasarkan pada kekhawatiran terhadap tingginya beban utang global dan potensi kebijakan pencetakan uang baru oleh otoritas moneter.

"Alasan sebenarnya saya tidak menjual adalah karena masalahnya... Dunia ini sangat terlilit utang, dan taruhan saya adalah 'Pencetakan Besar' (uang) akan segera dimulai, yang akan membuat emas, perak, Bitcoin, dan Ethereum menjadi lebih verharga saat uang palsu runtuh," jelasnya.

Proyeksi nilai jangka panjang untuk sejumlah komoditas dan aset investasi juga telah ditetapkan untuk beberapa tahun ke depan. Robert Kiyosaki memperkirakan nilai emas mampu menyentuh angka US$ 27 ribu, sementara perak diproyeksikan mencapai US$ 100 pada tahun 2026.

Secara khusus, target nilai yang sangat tinggi ditetapkan untuk aset kripto utama. Robert Kiyosaki memprediksi lonjakan besar pada nilai Bitcoin serta memperkirakan harga Ethereum berdasarkan pertumbuhan jaringan.

"Target harga saya untuk Bitcoin adalah US$ 250 ribu pada tahun 2026."

"Ethereum mengikuti hukum Metcalf... hukum jaringan," tambahnya.

Robert Kiyosaki menyampaikan kritik tajam terhadap pengelolaan keuangan yang dijalankan oleh otoritas di Amerika Serikat. Kebijakan moneter dari institusi keuangan negara tersebut dinilai telah menyalahi aturan tata kelola yang semestinya.

"Sayangnya, Departemen Keuangan AS dan The Fed melanggar hukum. They mencetak uang palsu untuk membayar tagihan mereka."

Artikel terkait

Rekomendasi