PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET), yang memiliki investasi di Indomaret, menegaskan bahwa kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tidak memberi dampak signifikan pada operasional atau ekspansi bisnis mereka. KDMP, yang dikenal juga sebagai Kopdes Merah Putih, memiliki segmen pasar dan karakteristik tersendiri sehingga belum memengaruhi aktivitas usaha afiliasi perusahaan ini.
Sekretaris Perusahaan DNET, Kiki Yanto Gunawan, menyampaikan bahwa penyesuaian operasional beberapa gerai Indomaret, seperti di Lombok Tengah, merupakan bagian dari evaluasi rutin. Hal ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan lokal dan bukan akibat langsung dari hadirnya KDMP. "Penyesuaian operasional ini merupakan langkah bisnis normal dan tidak terkait langsung dengan KDMP," kata Kiki.
Kiki menambahkan bahwa sejauh ini KDMP belum berdampak signifikan terhadap kondisi finansial atau prospek bisnis. Kegiatan entitas asosiasi DNET masih berjalan sesuai rencana, dan kondisi saat ini tidak memerlukan perubahan dalam strategi investasi atau pengembangan perusahaan.
Baca Juga
- Peneliti: Kasus Kopdes Temanggung Bukti Partisipasi Publik Minim
- Kopdes Serap 18 Ribu Pekerja, MBG Hidupkan 1,2 Juta Orang
- Prabowo Subianto Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih di Nganjuk
Artikel Terkait
- AKSES Kritik Ekspansi Alfamart-Indomaret: Masuk Gang & Kampung
- 5 Poin Kesepakatan Indomaret & Aliansi Buruh Terkait Upah Lembur
- Aliansi Buruh Demo Indomaret PIK, Tuntut Bayar Upah Lembur
- Kopdes Serap 18 Ribu Pekerja, MBG Hidupkan 1,2 Juta Orang
- 30 Ribu Koperasi Desa Ditargetkan Beroperasi 16 Agustus 2026
Baca Juga
- Wajah IHSG Tanpa Saham Konglomerasi
- 5 Faktor Utama Pemicu IHSG Menjadi yang Terburuk di Dunia
- Rupiah di Atas Rp18.000/US$, Investor Ramai Jual SUN
- DPR & Pemerintah Sepakat Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini